Benarkah Pemanasan Global Hanyalah Rekayasa Ilmuwan?

Para Ilmuwan khususnya di idang perubahan iklim berada di bawah tekanan untuk mundur. Tuntutan itu muncul, setelah email bocor menunjukan para peneliti telah memelintir data ilmiah.


He..he.. berhubung sedang tidak mempunyai bahan untuk postingan apalagi gairah untuk menyentuh blog ini sempat down (oalah…) karena memang sedang sibuk (baca : pening) mengurus blog yang lain, dan kebetulan tadi coba browsing, menjelajahi seluruh pojok Mbah Google, akhirnya dapat juga sebuah informasi yang menurut Bang Ancis lumayan seru dan bakal bikin heboh (awas kalo nanti ga heboh : pensiun aja dari Blogger), isi dari informasi ini kira-kira begini : "Mengungkapkan kecurigaan beberapa pihak pada isu yang selama ini berkembang; Global Warming, pernah dengar kan? Katanya sich isu ini dan gejala global warming yang terjadi selama ini merupakan kerjaan ilmuwan, maksudnya dimanipulasi gitu.."
Akh….. langsung aja baca COPASnya ya…....
> > > >
George Monbiot, enviromentalist terkemuka mengatakan Phil Jones, Direktur the Climatic Research Unit (CRU) harus mengundurkan diri dari Unit Penelitian Iklim. Dari beberapa email yang bocor terungkap, para ilmuwan termasuk climatologist Amerika mengakui tidak dapat menjelaskan kurangnya bukti pemanasan global dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam catatan lain, para peneliti Inggris juga memandang sebelah mata karya ilmuwan yang menentang pemanasan global sebagai sampah. Yang lain meminta tekanan pada reporter BBC ketika bukti tentang peningkatan suhu sejak 2001 sangat kurang.
Dalam salah satu pesan yang paling memberatkan, Profesor Jones tampak menanggapi kematian seorang yang skeptis pada perubahan iklim, dengan kata-kata “dengan cara yang aneh ini adalah berita gembira”.

Kebocoran itu telah menjadi hal besar yang memalukan bagi unit iklim di University of East Anglia yang merupakan pemimpin global di bidangnya. Meskipun tidak ada tanda-tanda bukti bahwa perubahan iklim tidak nyata, email itu menunjukkan peneliti telah memanipulasi data mentah dan mendiskusikan bagaimana cara menghindari permintaan pengungkapan fakta berdasarkan undang-undang Kebebasan Informasi.

Monbiot yang sering menulis tentang isu hijau, mengatakan dari kebocoran email itu terungkap potensinya bisa lebih merusak. "Aku sekarang yakin bahwa email itu adalah asli, dan aku kecewa dan sangat terguncang," katanya. "Ada beberapa pesan yang tidak memerlukan penjelasan agar mereka tampak buruk. Ada bukti upaya untuk mencegah agar data ilmiah tidak dilepaskan, bahkan menghancurkan materi yang tunduk pada Kebebasan Informasi,” tambahnya.

Lebih buruk lagi, beberapa email menyarankan upaya untuk mencegah publikasi karya penentang perubahan iklim atau untuk mengeluarkan dari laporan oleh panel antarpemerintah menyangkut Perubahan Iklim. “Kepala unit, Phil Jones sekarang harus mengundurkan diri. Beberapa data yang dibahas dalam email harus dianalisis ulang. "
Bob Ward, seorang ahli iklim di London School of Economics dan Ilmu Politik, menuntut penyelidikan independen. 'Dari apa yang kulihat dari email, tidak ada pertanyaan baru yang diajukan koran-koran, tapi harus ada pemeriksaan ulang email," katanya.

Email yang muncul minggu lalu di sebuah situs Rusia itu tampaknya telah dicuri dari komputer server universitas itu. Profesor Jones menolak untuk berhenti dan menyangkal peneliti telah mengubah bukti untuk memperkuat kasus menyangkut perubahan iklim yang telah direkayasa. "Kami benar-benar didukung ilmu yang kami produksi di sini, di University of East Anglia dan telah ditinjau dan diterbitkan,” jelasnya.

Beberapa email, menurutnya, mungkin telah memilih kata-kata buruk dan dikirim dalam kondisi panas saat itu, ketika dirinya sedang frustrasi. Ia mengaku menyesal namun tidak menghapus email atau data apapun.

“Aku tidak akan pernah memanipulasi data satu bit pun. Aku akan menyangkal tuduhan itu satu demi satu. Universitas melakukan tinjauan independen pada keamanan data dan menanggapi permintaan pada kebebasan informasi,” tambahnya. (sumber: INILAH* [image : http://blogs.e-rockford.com/])

Terima Kasih Kunjungannya
Info Menarik Lainnya:

Related Posts:

14 Responses to "Benarkah Pemanasan Global Hanyalah Rekayasa Ilmuwan?"

  1. wah kacau juga kalu udah begitu ya, berart semua informasi dari mereka tidak semaunya benar. thanx infonya mas..

    ReplyDelete
  2. Langkah besar telah dilakukan semua negara, dan banyak modifikasi dilakukan dengan biaya besar, tidak tahunya analisanya salah!

    ReplyDelete
  3. Waduh, saya jadi bingung nih, siapa dong yang bisa dipercaya?

    ReplyDelete
  4. walahh ilmuwan sesat donk jadinya nih..kalau itu memang bener terjadi:)

    ReplyDelete
  5. waduw ga tau juga ya huehehehe btw tukeran link dong. link blog ini sudah saya pasang di blog saya. link back ya. saya tunggu konfirmasinya. thx :)

    ReplyDelete
  6. kalau Ilmuwan telah merekayasa sebuah informasi ilmiah....... Wah, apa kata dunia???

    ReplyDelete
  7. oyo kawan,suport stop global warming and war..

    baca posting ini deh :
    http://putraunj.blogspot.com/2009/12/ketika-sahabat-sering-banyak-masalah.html

    kita sama2 membahas global warming..
    memang para orang kikr nan jahat saja yang menyangkal global warming..
    maju terus bro.........stop global warming

    ReplyDelete
  8. Mo panas mo dingin ngeblog jalan terus ( poker juga ) Tapi memang alam saat ini cenderung kurang bersahabat mungkin ini sebuah reaksi dari alam karena kerusakan2 lapisan Ozon yg semakin memprihatinkan...

    ReplyDelete
  9. Sippp......tahun 2012 pemanasan hati ya.....karena banyaknya orang stress dan angka pengangguran semakin tinggi.wkwkwkwk.........

    ReplyDelete
  10. tapi kebuktikan, makin tahun bumi kerasa makin panas aja. daerah yg biasanya adem jadi panas ruarrr biasa. liat aja bandung. fiuuuuh....

    ReplyDelete
  11. terlepas dari bohong tidaknya para ilmuwan, yang jelas bumi memang semakin panas kok ... tapi yang terpenting, jangan sampai hati dan kepala ikut panas lah ... salam kenal sobat

    ReplyDelete
  12. lihat 30 tahun yang lalu pulau jawa kebanjiran manusia, trus ada transmigrasi jadi berkurang manusia di pulau jawa.
    saat ini pulau jawa dan pulau lainnya kebanjiran air karena dampak pemanasan global.
    saya mengajak saudara sekalian tuk melestarikan lingkungan kita.
    sukses luar biasa cerdas untuk kita semua

    ReplyDelete
  13. terlepas benar apa enggak nya, ga ada salahnya kita menjaga bumi untuk lebih layak dihuni

    ReplyDelete

Don't Spam

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *