Ingat, Indonesia Pernah Hancur Oleh "Adu Domba"

Ingat, Indonesia Pernah Hancur Oleh "Adu Domba"
Melihat banyaknya konflik yang terjadi seantero Nusantara selama ini, sebagian besarnya hanya dipicu oleh perselisihan antar kelompok atau golongan tertentu. Semua hanya berawal dari hal yang bisa dibilang sepele misalnya dari konflik tawuran antar pelajar yang bisa menjalar menjadi konflik yang lebih besar. Atau konflik agama di Madura, Lampung dan beberapa daerah lainnya. Tidak tanggung-tanggung, konflik-konflik tersebut bahkan menelan banyak korban jiwa.

Jumlah konflik sosial di Indonesia semakin bertambah dari tahun ke tahun. Berdasarkan data dari Kementerian Dalam NEgeri, jumlah konflik sosial pada tahun 2010 sebanyak 93 kasus, kemudian menurun pada tahun 2011 menjadi 77 kasus. Namun data sampai pertengahaan Agustus tahun 2012 meningkat lagi menjadi 89 kasus.
adu domba
Penyebab konflik tersebut bervariasi. Mulai dari sengketa pemilihan umum kepala daerah (PILKADA), sengketa kewenangan, sengketa lahan dan konflik SARA, konflik antar Ormas, pada institusi pendidikan dan kesenjangan sosial.

Padahal, jika keharmonisan bisa dibangun secara bersama, tentu banyak hal positif yang dapat tercipta. Misalkan jika peljar tidak tawuran, mereka dapat berpacu dalam peningkatan kemampuan akademik dan lain sebagainya.

Masyarakat Indonesia harus benar-benar belajar dari sejarah dimana kebesaran Wilayah Indonesia harus takluk oleh kelompok penjajah, ketika bangsa ini terpecah belah oleh sebuah politik klasik, Adu Domba. (Bali Post)

Related Posts:

3 Responses to "Ingat, Indonesia Pernah Hancur Oleh "Adu Domba""

  1. masyarakatnya harus belajar....tanda kutip
    trus para pejabatnya asyik ngehajar........

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itulah... kita di suruh belajar... mereka malah ngadu domba kita.. eh??

      Delete
  2. yah, mau gimana lagi?
    namanya juga manusia

    ReplyDelete

Don't Spam

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *