Semua Terserah Padamu, Aku Begini Adanya

Sebelum merangkai tulisan lebih lanjut sesuai dengan judul di atas, ada baiknya Bang Ancis menyanyikan salah satu Lagu Lawas Indonesia berikut ini, siapa tahu artikel ini adalah artikel terakhir untuk blog kesayanganku ini. Sing :
"....Kalaulah memang kita berpisah, itu bukan suratan
Mungkin ini lebih baik, agar kau puas membagi cinta...
Pulangkan saja, aku pada ibuku atau ayahku..u.u.u.uuuuu..."

Yah, seperti yang sudah saya bilang di atas, barangkali artikel ini adalah artikel terakhir untuk blog kesayangan ini. Blog yang awal penciptaannya beralamatkan di http://ancispengelana.blogspot.com ini sedang disiksa, karena ada yang sedang menyiksa sehingga keadaan blog ini benar-benar tersiksa. Ini penyiksaan, Bung!!


"...Web / Blog yang DEINDEX, sebaiknya buang jauh-jauh!!!"

Itulah sepenggal inti dari ribuan solusi yang diberikan oleh beberapa master blogger Indonesia mengenai kasus yang sedang menimpa blog ini. Deindex. Blog ini sedang tidak berada dalam pengindeksan Google. Ribuan halaman blog saya yang semula gentayangan di Google Search Result tiba-tiba menghilang. Beberapa sahabat bahkan mengatakan kalau web yang sudah kena hukuman (deindex) begini tidak akan kembali seperti sediakala lagi. Lupakan saja. Percuma saja kau tangisi, Bang.. Lalu, apa yang bisa diharapkan dari situasi "sialan" seperti ini?

apa solusi untuk web yang kena deindex
Memang masih banyak mesin pencari di luaran sana yang bisa dijadikan media untuk menjaring visitor. Namun saya merasa sedikit agak susah lantaran selama ini Google adalah mesin tempat menjaring visitor andalan saya. Bukan hanya karena "andalan", tapi karena selama ini optimasi SEO-nya memang sebagian untuk raksasa yang satu ini. Tapi kalau sudah hilang dari peredaran seperti ini, mau jadi apa? Apa yang bisa diharapkan dari situasi "sialan" seperti ini?

Walaupun begitu, usaha untuk mengembalikannya tetap saya lakukan. Misalnya membersihkan konten-konten yang barangkali melanggar ketentuan, menghilangkan link-link keluar yang tidak jelas, serta memperbaiki jeroan (struktur html) yg mungkin saja "melanggar", plus menghubungi pihak Google untuk segera meninjau kembali web / blog saya ini melalui form https://www.google.com/webmasters/tools/reconsideration. Dan saat ini saya sedang menunggu hasil dari reconsideration ini. Semoga saja indexnya dikembalikan. Namun jika sampai sebulan tidak ada kabar, maka dengan terpaksa, artikel ini saya jadikan artkel pamungkas untuk blog kesayangan ini. Apa yang bisa diharapkan dari situasi "sialan" seperti ini?

Sing again :
"...Semua terserah padamu, Aku begini adanya
Ku hormati keputusanmu, Apapun yang akan kau katakan
..."
Ads??
Info Menarik Lainnya:

Related Posts:

12 Responses to "Semua Terserah Padamu, Aku Begini Adanya"

  1. Waduh.... hancur... hancur hatiku... #singing
    Kok bisa seperti itu ya? Ih serem banget...
    Semoa saja bisa segera kembali spt semula.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin... makasih ya Bu dah mau mampir..

      Delete
  2. saknone rekkk...

    lebih baik akuuuu... mati ditanganmu...
    dari pada.. aku mati bunuh diriii...

    xixixii.. ga nyambung rek..
    turut prihatin atas musibah yang menimpamu bang.. jgn bunuh diri gara2 ini lho..
    ingat, sego pecel iwak peyek.. sik enak... :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jiahahahaha.a.a.. g bakalan bunuh diri koq Mbak, paling2 stress plus nangis guling-guling, wkwkwkwk

      Delete
  3. aku berharap gak akan ngalami kejadian menyedihkan spt itu.
    Ngebayangin blog yg sudah dibangun bertahun-tahun jadi spt itu sedih banget pastinya :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul The Others... yah kalo ngeblog mengalir saja seperti air tanpa mungkin g bakalan, tapi kalo seprti saya yang selalu mencoba hal2 baru yg menantang... beginilah akibatnya Bu... hehehehe

      Delete
  4. mengerikan bener yah neh mbah gugel...blogku yang lama t4 mengais dollar juga di banned karena salah satu tulisanku (orderan dari advertiser) gag disukai mbah gugel..jadi N/A deh rank ku hikzzzz....\
    smangaad bang...smoga dapet surat yang baek yah soal blog abang ini ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yah.. memang sudah lama aturan seperti itu, sayapun curiga, mungkin gara2 saya main review (mungkin), makanya begini hasilnya... yah siap terima akibatnya... makasih dah mampir..

      Delete
  5. aduhh.. sedeh!
    blogger memang selalu bermasalah, kayak blognya Xiaxue top blogger Singapore, blognya ada masalah menghilang gitu, trus dia lapor ke Goodgle, tapi Google gk ada tindakan maka dia mau pindah ke Wordpress, padahal udah top banget di blogger.

    sabar ya bang :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe... begitulah kalo main web/blog tp g sadar ngelakuin hal-hal yg g dibolehkan mbah gugel, wkwkwkwk

      Delete
  6. Hehehee.... lagunya itu loh...

    ReplyDelete

Don't Spam

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *