Benarkah Habib Rizieq Melecehkan Pancasila?

Benarkah Habib Rizieq Melecehkan Pancasila? Setelah kisruh Ahok yang diduga melakukan penistaan terhadap ayat Alquran yang berimbas terjadinya demonstrasi besar-besaran menolak Ahok, kali ini sebuah berita cukup mengejutkan datang dari anak Sukarno.

Adalah Sukmawati Sukarnoputri melaporkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab ke Bareskrim Mabes Polri. Ada asap tentunya ada api. Sukmawati Sukarnoputri mengambil langkah ini karena, menurutnya, Habib Rizieq telah melecehkan Bung Karno dan Pancasila.
"Pancasila Sukarno ketuhanan ada di pantat sedangkan Pancasila piagam Jakarta ketuhanan ada di kepala." 
Begitulah ucapan Imam Besar FPI ini dalam sebuah sebuah video berisi ceramah Habib Rizieq di wilayah Jawa Barat, 2 tahun yang lalu. Videonya memang sudah lama beredar. Namun menurut Sukmawati, dia baru saja menonton video ini ketika merayakan HUT Pancasila, Juni 2016 yang lalu.

Lalu, bagaimana tanggapan Imam Besar FPI, Habib Rizieq terkait tudingan pelecehan ini? Berikut penjelasannya.
Habib Rizieq dan Pancasila
“Pada tanggal 1 Juni 1945 Ir. Soekarno dalam Sidang BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) mengusulkan Pancasila sebagai Dasar Negara RI dg susunan sbb :
  1. Kebangsaan Indonesia
  2. Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan
  3. Mufakat atau Demokrasi
  4. Keadilan Sosial
  5. Sila Ketuhanan
"Ini Pancasila Soekarno. Artinya dalam susunan Pancasila Soekarno, “Sila Ketuhanan” dijadikan “Sila Buntut” yaitu sila kelima atau sila yang terakhir." Jelas Habib.

Usulan ini kemudian digodok Tim Sembilan bentukkan BPUPKI yang menghasilkan Pancasila Piagam Jakarta yang isinya seperti berikut :
  1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan Syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.
  3. Persatuan Indonesia.
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan.
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Pancasila versi ini pun kembali mengalami perombakan, tepatnya tanggal 18 Agustus 1945 melalui sidang PPKI yang akhirnya merumuskan butir-butir Pancasila seperti yang kita kenal sekarang yang mengubah Sila Ketuhanan dari ikatan “Syariat” kepada ikatan “Tauhid, yakni :
  1. Ketuhanan Yang Maha Esa.
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.
  3. Persatuan Indonesia.
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan.
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Nah, dengan penjelasan ini, publik mestinya paham lalu menarik kesimpulan yang bijak terkait ucapan Habib dalam ceramah dengan niat Sukmawati Sukarnoputri yang mempolisikan beliau.

Salam Sila Ketiga Pancasila!!!

(diramu dari berbagai sumber)

Related Posts:

0 Response to "Benarkah Habib Rizieq Melecehkan Pancasila?"

Post a Comment

Don't Spam

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *