Kepalsuan Itu Boleh Asal Jujur

Cara Cek Kepalsuan dan Plagiat di Sosial Media - Beberapa hari ini banyak sekali berhamburan di timeline sosmed saya terutama facebook, berbagai umpatan, makian, cibiran dan bentakan (bisa begitu, ya?) yang diberikan oleh para hatersnya Dek Afi Farida terkait tulisan di status facebooknya yang kembali dianggap sebagai sebuah hasil Copy Paste. Tidak masalah bagi saya sebenarnya. Namun melihat situasi timeline yang kurang kondusif seperti ini, insting hewani saya mengamuk ingin keluar mencari sumber paling sahih dari tulisan yang menjadi biang keributan ini, sekaligus menjajal tool facebook graph untuk mengecek tingkat kepalsuan dan plagiat di sosial media, dalam hal ini facebook.
Baca : Tentang Afi, Kasih, Mita dan Keributannya
Cara Cek Kepalsuan dan Plagiat di Sosial Media
Cara Cek Kepalsuan dan Plagiat di Sosial Media
 “Hah, mau ngecek kepalsuan di sosmed? Emang bisa, Bang?”

“Hahaha... bisa saja, kawan. Kalau ada niat pasti diberi jalan.”

“Ya.. ya..yaaaa... tapi facebook kan bukan Google, yang apa saja bisa kita cari...”

“Trus situ percaya kalo Google ‘hebat’?”

“Semua orang juga begitu bilangnya, bang”

“Hahahaa... memang hebat, tapi yang bener itu dia hebat dalam hal ngumpulin data, bukan hebat ngasih apa  saja yang kita cari.”

“Tapi kenyataannya kan...?

“Begini. Si Mbah itu bisa kita anggap dia perpustakaan, pusat informasi sekaligus etalase. Dia ngumpulin semua judul buku (artikel, file etc). Setiap buku dicatat lengkap sama dia sampai hari bulan tahun menit bahkan detik. Menurut saya, Mbah itu pusat informasi dari semua yang ditulis dan simpan orang-orang di internet.”

“Nah, hebat kan, bisa ngumpulin semuanya...”

“Yang hebat itu oknum-oknum yang dengan ikhlas menulis dan berbagi apa saja di situs, web dan blognya. Oknum-oknum ini juga membutuhkan sebuah etalase untuk memajang apa yang dia hasilkan, makanya ada Google dan kawan-kawan. Hebatnya si Mbah adalah bisa ngumpulin semuanya dalam bentuk catatan yang dipajang di etalasenya.”
Baca: Facebook Graph Search vs Google Search
“Hmmmm... trus??”

“Etalase ini ada beberapa, selain Google, ada juga  Yahoo yang sebentar lagi tinggal nama itu. Ada juga Bing punya microsoft, dan masih banyak lagi. Mereka inilah etalasenya para penggiat dunia maya. Cara kerja etalase ini sederhana menurut kita orang awam. Mereka ngumpulin semua informasi yang ada di internet lalu dipajang. Jadi, ketika kita mencari sesuatu dan kebetulan sesuatu itu ada di pajangannya mereka, maka kita lantas diarahkan ke situs, web dan blog asli  yang menuliskan sesuatu yang kita cari tadi... Bayangkan kalo tidak ada Google dan kawan-kawan, kita mesti hapal semua situs, web dan blog yang jutaan jumlahnya itu.”

“Owhhh saya paham.... kalau Facebook dan cara cek kepalsuan di atas?”

“Cara kerja facebook sebenarnya mirip dengan Google dkk di atas, namun yang dicatat sama facebook hanya sebatas apa yang tertulis dan terupload di situs facebook saja. Nah, dengan teknologi terbarunya “Facebook Graph”, tanpa hashtag pun kita bisa telusuri sebuah kiriman/tulisan yang kita anggap plagiat, copy paste dari tulisan lainnya..”

“Yups... Caranya, Bang???”

“Halahhh.... Sangat mudah. Copykan saja satu kalimat dari tulisan yang kamu anggap copy paste, lalu masuk kepencari facebook (versi web) dan tempelkan/paste kalimat tadi dengan format post about “kalimat yang dicopy tadi” lalu enter. Atau sebagai contoh, jika ingin mengecek siapa saja yang pernah menulis kalimat “insting hewani saya mengamuk”, maka kita tinggal masuk ke pencarian facebook lalu tulis saja Post About “insting hewani saya mengamuk” lalu enter. Nanti akan muncul semua status facebook yang ada kalimat “insting hewani saya mengamuk.”nya. begitu...”
Cara Cek Kepalsuan Plagiat di Sosial Media
Kepalsuan Itu Boleh Asal Jujur
Baca: Tips Jitu Pencarian di Facebook
“Wahhh.. ternyata guampang banget ya, Bang? Hanya sepotong tapi ulasannya kayak naskah drama.”

“Hahahaha... begitulah kalau gagal diet. Semua aspek jadi melar, hahahaa.... Oh ya, kalau mau ngecek kepalsuan di Google malah lebih gampang. Tinggal pastekan saja kalimat bahkan paragraf yang dicurigai di pencarian Google tanpa tanda titik koma petik dan sebagainya lalu enter..... Dari sekian banyak hasil yang mengambang, hasil dengan tanggal, bulan dan tahun tertualah penulis aslinya.”

“Lha koq lebih hebat dan sederhana versinya Mbah Google ya, Bang?”
“Emang..!!!!”

Terima Kasih Kunjungannya
Info Menarik Lainnya:

Related Posts:

21 Responses to "Kepalsuan Itu Boleh Asal Jujur"

  1. Hehehe artikelnya kayanya dibuat khusus untuk oknum oknum para copas,, hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha,, tidak juga bro.. tips sbnrnya, wkwkwk

      Delete
    2. biarin plagiat juga atuh ih...yang penting nggak ada yang ngomel-ngomel ajah...*ehh

      Delete
  2. Kalau status facebook memang kebanyakan copas, mas, hehe

    Tapi tips ini juga sangat bermanfaat agar tak banyak copas lagi berkeliaran.. Hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yah kalo cuman sepotong, tp kalo beralinea-alinea itu yg jadi masalh..

      Delete
    2. saya kalau lagi males bisa 23 alinea copasnya, coba?

      Delete
  3. Ya kalau copas ngak kenapa yang penting tetap mencantumkan sumber. Jangan sampai tetangga sebelah, ambil tulisan orang malah diakuin punya dia kan repot

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah... seperti itu yang gak akan dibenarkan bro... meski sampai di pengadilanpun...

      Delete
    2. iya sih, apa susahnya kita pasangin sumbernya...beres kan?
      lagian $ justru dapetnya dari copasan sih...*ngerasa tukang copas sayah mah atuh...ih

      Delete
    3. Kalo saya sih biasanya ATM, Amati Tiru Modifikasi, hahahahaaa...

      Delete
  4. Tips apa sindiran ya? Hehe nikmatin aja deh, yang merasa nggk perlu mencak-mencak diam aja jangan kayak kebakaran jenggot ntar ketahuan loh haha ...

    Bang nanya dong, kali bisa kasih solusi, teman-teman dalam daftar ikutan di blog Maya tidak dapat pemberitahuan pos terbaru, kira-kira kenapa ya? Terima kasih ya Maya tunggu loh responnya 😊🙏🏻

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tips sebenarnya.... nyindir siapa emang? hahahaha...

      Btw, itu kasisnya soal follow, jangan2 friend connectnya lg bermasalah?

      Delete
  5. alay facebook mahh emg byk yg bikin status kopas :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha, kalo mau jujur, sejal bayi kita sudah copas huruf a, b, c, dan sebagainya, hahahaaa.

      Delete
  6. Kalu boleh jujur saya juga penyuka kepalsuan, tapi gak selalu sih, jarang-jarang aja mang, boleh dibilang saat dalam keadaan setengah kepepet gituh.. hehee...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks dah jujur, kita sama ternyata, hahahaha,,,

      Delete
  7. dari kaki sampe gigi palsu, itu dibutuhkan kok..
    yang suka ngejiplak karya juga, pasti ada manfaatnya, bisa dijadikan bahan bullyan misalnya...dan kalau mau bikin bahan kolak candil, ya ke pasar lah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha,,, kita ambil inti sarinya saja, soal plagiat, biar penulis asli, copaser sama pihak berwenang yang ngurusin saja...

      Delete
  8. copas copas, copi dan ampas..hehe
    baiknya memang mnyertakan sumbernya ya, Bang. Biar bisa tahu kalau itu tulisan dari mana :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya... atau jangan klaim punya sendiri, hahaha...

      Delete
  9. Palsukanlah dirimu sebelum memalsukan itu dilarang asal ngaku jangan malu malu nyebutin sumbernya kalu emang copas tulisan orang

    ReplyDelete

Don't Spam

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *