Film Begituan Bersileweran di Youtube

Sudah menjadi rahasia umum kalau konten-konten parno terutama video 3gp sangat mudah ditemukan dan diakses di internet saat ini. Walaupun pemerintah sudah berusaha membasmi konten-konten parno tersebut dengan memblokirnya, namun apa lacur, dengan sedikit mengutak atik DNS jaringan internet, situs-situs yang terblokir itu pun bisa dengan mudah dibuka. Tidak ketinggalan situs Youtube, situs besutan raksasa internet dunia: Google kini bebas digerayangi oknum tak bertanggungjawab.

Sebenarnya hal-hal seperti ini tergantung dari pribadi masing-masing. "Dosa kan ditanggung masing-masing pribadi, betul?" Tapi yang menjadi masalah menurut saya adalah akibat dari menonton film semacam ini. Jika pribadi tersebut bisa menahan diri dan kuat imannya serta bisa membedakan antara hewan dan manusia, menonton berpuluh-puluh film begituan pun beliau tetap waras dan tidak macam-macam. Namun jika sebaliknya, lihatlah, ratusan berita yang selama ini beredar; gara-gara nonton "unyil" balita tetangga harus masuk rumah sakit untuk divisum, hewan tetangga diajak berantem sehabis nonton film begituan. Kalau sudah begini, siapa yang salah? Tentu saja beberapa pihak bisa disalahkan. Entah itu si pembuat film, orang yang menyebarkannya dan si penonton sendiri. Silahkan berpikir dengan jernih, dalam kasus ini siapa yang porsi kesalahannya lebih besar.
Film Begituan Bersileweran di Youtube
image src marketingland.com
Oke. Kembali pada judul di atas, Film Begituan Bersileweran di Youtube. Judul ini bukan sekedar judul-judulan, tapi sebenarnya sudah melalui sebuah penelitian dan penelusuran dengan jeli. Apakah ada sahabat yang tidak percaya kalau saat ini Video Begituan banyak bertebaran di Youtube? Yah, youtube.com, situs sharing video milik Google yang belakangan terdengar garang ingin membasmi konten-konten parno dari ranah internet saat ini kebanjiran konten tak senonoh. Yah kebanjiran, yang lokal pun bejibun di sana. Tidak percaya? berikut saya share screenshot salah satu hasil pencarian saya di youtube.

Jujur saya heran. Kenapa video-video yang dari judulnya saja jelas-jelas berbau parno malah lolos diupload? Apakah tidak ada filter yang bisa dipakai untuk mendeteksi isi sebuah konten berdasarkan judul file yang diupload? Karena seingat saya, di Facebook, dulu sekali, saya pernah mengupload sebuah gambar cewek cantik yang nama filenya sengaja saya beri nama yang hot dan panas. Alhasil gambar tersebut langsung hilang dari wall selang beberapa detik setelah gambar tersebut saya upload. Entah untuk saat ini Facebook masih menerapkaanya atau tidak. Namun yang pasti sudah ada bukti bahwa ada cara untuk memfilter konten-konten berdasarkan nama/judul dari file-file tersebut. Apakah pemfilteran seperti ini tidak diterapkan di youtube? Entahlah... coba tanya langsung ke orangnya...

Akhir kata, ingin saya tegaskan, saya bukan orang munafik. Jadi jangan mengira dengan menelurkan lalu menetaskan tulisan ini saya adalah orang yang anti pornografi. Atau saya tidak suka hal-hal begituan, apalagi saya sampai dicap Sok Suci segala. Menikmati hal-hal yang berbau parno bisa dikatakan sudah biasa dalam kehidupan sehari-hari. Menurut pengalaman pribadi, semua orang di setikar lingkungan saya juga demikian. Tidak ada yang munafik, bahkan orang yang kesehariannya terlihat Super Alim pun kadang membutuhkan hal-hal seperti ini. Namun, kembali ke pragraf kedua di atas. Semua tergantung dari pribadi masing-masing. Dan selama ini tidak terjadi hal-hal aneh seputar kriminali dari sesama pengagum film-film tersebut.

Bagaimana, adakah sahabat blogger Bang Ancis yang pernah/sering/doyan nonton film panas? Bukan iseng atau sedang survei, tapi hanya sekedar menguji Kejujuran kita.

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel