BANG ANCIS -
Ini kabar aneh, tapi nyata. Pasar smartphone India, salah satu yang terbesar di dunia, seolah terdiam kaku. Total pengiriman unitnya stagnan. Angkanya hanya di kisaran 152 juta sampai 153 juta unit pada tahun 2025. Praktis tidak ada pertumbuhan berarti selama setahun penuh.
Merek-merek besar Tiongkok dan raksasa Korea Selatan melihat angka mereka mendatar. Bahkan ada yang sedikit menurun di beberapa segmen. Namun, di tengah kelesuan itu, ada satu nama yang meroket tajam. Dia adalah Apple.
Pasang Surut Pasar Ponsel India
Pasar ponsel India sedang lesu darah. Tiga tahun terakhir, volume pengiriman unitnya hampir tidak bergerak. Padahal, ini negara dengan populasi raksasa. Pertumbuhan di segmen menengah ke bawah seakan kehabisan napas.
Banyak konsumen di segmen ini menahan diri untuk tidak ganti ponsel baru. Ini membuat pemain lama seperti Samsung, Xiaomi, dan Vivo harus berjuang keras. Mereka berebut kue yang ukurannya tidak bertambah. Kompetisi menjadi sangat ketat dan mematikan.
Rekor Baru Sang Raksasa Cupertino
Apple justru berpesta pora di tengah kelesuan pasar ini. Mereka baru saja mencatat tahun terbaiknya di India. Jumlah pengiriman iPhone menembus rekor, mencapai sekitar 14 juta unit di sepanjang tahun 2025. Ini angka yang luar biasa, naik signifikan dari tahun sebelumnya.
Pangsa pasar Apple di India pun ikut melompat tinggi. Angkanya mencapai puncaknya, sekitar 9% dari total pasar. Lebih penting lagi, Apple berhasil merebut posisi teratas dalam hal total pendapatan pasar. Apple menghasilkan uang paling banyak dari seluruh penjualan smartphone di India.
Kondisi ini menegaskan satu hal: walau volume unitnya kecil, nilai uang yang didapatkan Apple sangat besar. CEO Apple, Tim Cook, bahkan pernah mengumumkan bahwa perusahaannya mencetak rekor pendapatan tertinggi sepanjang masa di India. Pasar ini sekarang menjadi fokus strategis utama mereka.
Fenomena Kelas Premium
Kenaikan Apple bukan tanpa sebab. Ada pergeseran masif di perilaku konsumen India. Segmen smartphone premium, dengan harga di atas 30.000 rupee, tumbuh sangat pesat. Pertumbuhannya bahkan mencapai 29% pada periode kuartal tertentu.
iPhone adalah raja tak terbantahkan di segmen kelas atas ini. Memiliki iPhone di India bukan sekadar alat komunikasi. Dia adalah simbol status sosial. Konsumen kelas menengah ke atas semakin berani melakukan upgrade ke perangkat premium.
Apple memanfaatkan momentum ini dengan sangat cerdik. Mereka tidak hanya menjual model terbaru. Model lama seperti iPhone 13 dan iPhone 14 juga digeber penjualannya. Skema tukar tambah dan cicilan tanpa bunga sangat membantu. Ini membuat perangkat mahal terasa lebih terjangkau.
Strategi Tiga Kaki: Ritel, Harga, dan Manufaktur
Keberhasilan Apple ini adalah hasil dari strategi yang terencana matang. Mereka tidak lagi bergantung pada skema bisnis lama. Ada tiga pilar utama yang menopang pertumbuhan fantastis ini.
Pilar pertama adalah ekspansi ritel fisik. Sejak membuka Apple Store resmi pertama di 2023, Apple terus menambah gerai. Pada Desember 2025, mereka membuka Apple Store kelima, yang pertama di Noida. Kehadiran toko fisik ini meningkatkan kepercayaan dan pengalaman merek.
Pilar kedua adalah penetrasi layanan dengan harga lokal. Contohnya jelas terlihat pada layanan Apple Creator Studio. Paket langganan aplikasi kreatif seperti Final Cut Pro dan Logic Pro ditawarkan dengan harga 399 rupee per bulan. Harga ini jauh lebih murah, sekitar 66% lebih rendah daripada di Amerika Serikat.
Pilar ketiga adalah komitmen pada manufaktur lokal, yang dikenal sebagai inisiatif "Make in India". Apple mempercepat produksi iPhone di dalam negeri. Nilai ekspor iPhone dari India bahkan melonjak drastis. Ekspornya menembus 2 triliun rupee pada 2025. Ini menunjukkan India tidak lagi hanya pasar penjualan, tapi juga basis produksi global bagi Apple.
Strategi ini terbukti efektif mengubah tantangan pasar yang stagnan menjadi ladang emas. Apple membaca peta dengan jeli. Ketika pasar volume rendah diam, pasar bernilai tinggi justru bergairah. Mereka fokus pada pasar yang siap bayar mahal.
Para pemain lain di segmen bawah harus waspada. Mereka sedang berjuang keras di tengah kolam yang airnya makin surut. Sementara Apple, dengan iPhone-nya, sudah terbang ke langit premium. Kunci suksesnya adalah melihat pergeseran aspirasi dan menyediakan produk yang sesuai.
Source: techcrunch.com
#iPhoneIndia #PasarSmartphone #AppleIndia

