Saham BBCA Anjlok Lagi: Apa Penyebabnya? Analisis Lengkap & Prediksi Terbaru

BANG ANCIS - Pasar saham kembali bergejolak. Kali ini, saham Bank Central Asia (BBCA) menjadi sorotan karena mengalami pelemahan yang cukup dalam. Penurunan ini bukan tanpa sebab, ada beberapa faktor yang memengaruhinya. Mari kita bedah satu per satu.

Analisis Penurunan Harga

Gambar Ilustrasi Artikel
Gambar dari Pixabay

Penyebab Utama

Saham BBCA anjlok pada hari Rabu (21/1/2026) lalu, ditutup turun 3,75% ke level Rp 7.700. Pelemahan ini menjadi yang paling dalam di antara saham-saham perbankan besar lainnya. Salah satu penyebab utamanya adalah aksi jual investor asing yang cukup masif. Pada sesi I perdagangan hari itu, net foreign sell mencapai Rp 1 triliun, dengan saham BBCA mendominasi sebesar Rp 751,1 miliar.

Kondisi Teknikal

Secara teknikal, BBCA sudah keluar dari area konsolidasi di kisaran Rp 8.000-8.100. Indikator RSI (Relative Strength Index) juga menunjukkan pelemahan, turun ke kisaran 33, yang berarti mendekati area oversold. Hal ini mengindikasikan bahwa pelemahan jangka pendek kemungkinan masih akan berlanjut.

#### Sentimen Pasar

IHSG Tertekan

Pergerakan saham BBCA tidak lepas dari kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga mengalami koreksi. IHSG ditutup melemah 1,36% ke level 9.010,33. Pelemahan IHSG ini dipicu oleh kombinasi sentimen global dan domestik, termasuk isu-isu terkait saham-saham big caps berbasis sumber daya alam.

Investor Menghindari Risiko

Dalam kondisi pasar yang penuh ketidakpastian, investor cenderung menghindari risiko. Aliran dana pun beralih ke aset yang dianggap lebih aman. Hal ini turut berkontribusi pada tekanan jual di saham-saham big bank seperti BBCA.

Proyeksi dan Rekomendasi

#### Skenario ke Depan

Analisis teknikal menunjukkan beberapa skenario untuk pergerakan BBCA ke depan. Ada kemungkinan terjadi sideways bawah atau technical rebound di kisaran Rp 7.500 – Rp 7.850. Namun, pantulan teknikal ini berisiko gagal. Jika BBCA menembus level Rp 7.500, ada risiko berlanjut ke Rp 7.200. Skenario lain adalah bullish reversal minor jika harga mampu ditutup kuat di atas Rp 8.050 dengan volume yang signifikan.

#### Strategi Investasi

Bagi investor yang tertarik pada saham BBCA, strategi buy on weakness bisa dipertimbangkan dengan masuk secara bertahap di zona Rp 7.500 – Rp 7.700, atau Rp 7.200 – Rp 7.300. Stop loss bisa dipasang di bawah Rp 7.100. Alternatif lain adalah buy on breakout jika harga berhasil ditutup di atas Rp 8.050. Penting untuk selalu melakukan manajemen risiko dengan cermat, termasuk melakukan partial take profit di level resistance dan menyesuaikan stop loss.



#SahamBBCA #AnalisisSaham #PergerakanIHSG

Belanja Celana Boxer Cowok dan Cewek
LihatTutupKomentar
Cancel