Bang Ancis

Berbagi Info dan Lifestyle Blogger

23 Nov 2014

Berjaya Kita di Laut (?)

Pencanangan program menuju poros maritim dunia oleh Presiden Jokowi barangkali sedikit memberi harapan kepada kita. Inilah saatnya kekayaan laut kita akan terkelola secara lebih serius dari sebelumnya. Jika sebelumnya kepedulian terhadap wilayah maritim hanya retorika tanpa action nyata, ini harapan muncul.

Keseriusan itu setidaknya terlihat dari dibentuknya Kernenterian Koordinator Kemaritiman yang  mengoordinasikan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata dan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral.

Selama ini sektor kelautan kita nyaris terbengkalai. Banyak nelayan kita tertangkap karena umumnya mereka tidak memahami batas perairan sehingga masuk ke wilayah perairan milik negara lain. Yang terbaru pada 12 Februari 2014 lalu 5 nelayan Indonesia ditangkap Malaysia karena mernasuki wilayah perairan negara tetangga. Di tahun-tahun sebelumnya Australia beberapa kali menangkap nelayan kita yang memasuki wilayah perairannya.
Jokowi ingin Indonesia jadi Poros Maritim Dunia
sumber : www.nefosnews.com
Apakah ini bisa dibaca sebagai kekurangpahaman nelayan kita mengenai batas wilayah perairan untuk rnencari penghidupan di laut? Ini perlu mejadi perhatian serius Kementerian Kabinet Kerja. Persoalan lain, masih maraknya pencurian ikan di lautan milik Indonesia yang dilakukan kapal-kapal nelayan asing. Sebuah data menyebutkan, 100 kapal pencuri ikan di perairan kita ditangkap setiap tahunnya. Untuk tahun ini ada 115 kapal ikan yang ditangkap pemerintah.

Pencurian terjadi diduga karena banyak oknum aparat dan pengusaha lokal yang berkongsi dengan nelayan asing untuk mencuri kekayaan perairan kita. Dengan mencanangkan anggaran sebesar Rp 60 triliun guna menyokong program kemaritiman menuju poros rnaritim dunia, pemerintahan Jokowi-JK mengemban tanggung jawab menjaga sekaligus memberdayakan potensi maritim kita untuk ‘membasahi’ sektorsektor lainnya. Tak kalah pentingnya untuk bisa meningkatkan pendapatan para nelayan agar kesejahteraan mereka membaik. 

Nah saat ini, setelah menetapkan Kenaikan Harga BBM yang ternyata tidak bisa memuaskan (diterima) semua pihak ditambah lagi dengan rencana DPR RI mengajukan interpelasi terhadap langkah yang diambil pemerintah ini, akankah semua program Jokowi dan jajarannya bakal berjalan mulus? Semoga....
Kata Pengamat, "Bagaimana bisa mereka mau menggulirkan hak interpelasi? Kerja saja belum, sudah ajukan hak interpelasi?"
Sumber Bang Ancis Kompasiana
Bang Ancis indonesia, serius
18 Nov 2014

Harga BBM Naik, Semua Berbahagia, Sumringah

Harga BBM alias bahan bakar minyak sudah melambung tadi malam. Kenaikan harga BBM ini diumumkan langsung oleh Presiden Jokowi dari istana. Masa berlakunya terhitung sejak 18 November 2014, pukul 00.00 WIB (waktu Indonesia bagian barat). Adapun harga-harga baru yang ditetapkan pemerintah adalah sebagai berikut, harga premium ditetapkan dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500. Harga solar ditetapkan dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500. Yah naik Rp. 2.000.
Harga BBM Naik, Semua Berbahagia, Sumringah
BBM Naik Tinggi, Susu Tak Terbeli,
Orang Pintar Tarik Subsidi,
Anak Kami Kurang Gisi... #Nyanyi Dulu
Meskipun naiknya hanya Rp. 2.000, namun banyak kalangan keberatan. Banyak yang menolak keputusan pemerintah menaikkan harga BBM ini. Alasannya bermacam-macam, dan untuk saya yang kurang begitu paham dengan segala macam perhitungan ini menganggap semua alasan itu masuk akal. Tapi apa mau di kata, kemauan pemerintah saat ini seperti itu. Kita rakyat kecil ikut sajalah sambil berharap subsidi yang dialihkan itu benar-benar dialihkan untuk tujuan yang mulia jangan sampai sebaliknya. Bisa amburadul nanti negeri ini.

Okelah. Tidak perlu terlalu serius membahas kenaikan Harga BBM ini. Karena sebenarnya dengan kenaikan harga ini semua pihak baik yang mendukung langkah pemerintah maupun sebaliknya sama-sama bahagia. Bahkan sumringah begitu mendengar kabar kenaikan ini. Apa pasal?

Pertama : Bagi pendukung Presiden Terpilih tentunya tidak merasakan kekurangan atau tidak berani protes, sebaliknya senang dan bahagia saja karena yang menaikan harga adalah tokoh/presiden yang diusungnya.

Kedua : Bagi yang tidak mendukung langkah pemerintah dalam menaikkan harga BBM ini, entah mereka itu pengusung pemerintah saat ini atau bukan tentu saja merasa bahagia juga karena feeling, ramalan mereka tentang langkah pemerintah saat ini benar-benar terjadi. BBM Naik.

Kesimpulannya : Harga BBM Naik, Semua Berbahagia, Sumringah.

Bukti kebahagiaan itu saya perlihatkan dalam bentuk gambar hasil screenshoot headline berita dari kompas.com berikut ini :
Harga BBM Naik, Semua Berbahagia, Sumringah

Harga BBM Naik, Semua Berbahagia, Sumringah

PERINGATAN "Jangan lupa baca juga tulisan "Anda baru saja membaca artikel yang berkategori bla..bla.." di bawah ini ya? (src, status facebook)
Bang Ancis humor, iseng
6 Nov 2014

I Like Dangdut Challenge

I Like Dangdut Challenge atau lebih sering saya dengar disebut I Like Dangdut sepertinya mulai populer akhir-akhir ini. Acara atau lebih tepatnya tantangan yang dilatarbelakangi oleh niat tulus ini mulai menghadirkan tokoh-tokoh publik Indonesia. Menurut catatan saya, tokoh-tokoh yang sudah mendapat tantangan goyang I Like Dangdut Challenge ini sudah lumayan banyak, di antaranya, Siti Nurhaliza, Dahlan Iskandar, Direktur PT. Garuda Indonesia Emirsyah Satar, Ganjar Pranowo dan masih banyak lagi.
I Like Dangdut Challenge
Memang acara ini mirip dengan acara tingkat dunia tempo hari Ice Bucket Challenge. Namun yang membedakan adalah tujuannya. Tujuan dari I Like Dangdut Challenge ini adalah untuk mengumpulkan dana yang bakal digunakan untuk pembangunan sarana pendidikan di Indonesia. Mungkin karena tujuan inilah untuk sementara hanya pejabat-pejabat yang berani menerima tantangan ini. Namun, masyarakat biasa pun tidak kalah. Ternyata sudah lumayan banyak yang berpartisipasi. Penasaran?? Intip saja di sini.
Bagaimana Cara Turut Serta Dalam Acara I Like Dangdut Challenge
  • Download lagu I Like Dangdut di Sound Cloud
  • Buat video dangdut Anda dengan iringan lagu I Like Dangdut
  • Video tersebut harus berisi pernyatan bahwa Anda menerima tantangan I Like Dangdut Challenge.
  • Dalam video tersebut anda juga harus menantang tiga orang untuk melakukan goyang I Like Dangdut juga.
  • Upload video anda di www.vidio.com dengan mencantumkan nama Anda dan beri Hashtag #ILIKEDANGDUT
  • Share video Anda ke media sosial seperti Twitter dan Facebook dengan Hashtag #ILIKEDANGDUT dan mention tiga orang teman yang Anda tantang. Jangan lupa juga  mention ke @IndosiarID dan @vidiodotcom
  • Untuk orang yang menerima tantangan dari anda wajib menyumbang minimal Rp. 50.000 namun ternyata tantangan yang anda berikan ditolak maka orang tersebut wajib menyumbang minimal Rp. 500.000.
  • Video harus menarik dan berdurasi maksimal tiga menit dan minimal 30 detik.
_______________________________________________
Jika Serius Ingin Menyumbang, Transfer sumbangan Anda ke :
BCA Cab. Taman Ratu
a/n PT. Indosiar Visual Mandiri
No. rek. 162 3 200900.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *