Lifestyle

Sedikit Panas

Seo

Susahnya Menjadi Jokowi

Susahnya Menjadi Jokowi. Iya betul. Sejak dilantiknya Jokowi menjadi presiden, kontroversi pemberitaan masalah jalannya kepemimpinan yang dilakukan selalu ramai disoroti media maupun masyarakat umum. Dari menaikkan harga BBM bahkan mengangkat kabinet menterinya maupun kebijaksanaan lain yang ditempuh. Mengapa hal ini terjadi pada pemerintahan Jokowi ? Kemungkinan-kemungkinan itu bisa dikarenakan alasan yang akan dibahas dibawah ini.
calon kapolri korupsi
Seperti diketahui, situasi politik yang terjadi paska pilpres begitu memanas. Dalam sejarah perjalanan bangsa ini baru sekali tercatat adanya gabungan partai politik yang mendeklarasikan sebagai oposisi (KMP). Keistimewaan dari KMP ini dengan berhasilnya menguasai parlemen walau dengan cara yang bisa dikatakan tidak terpuji. Diantaranya dengan mengubah UU MD3 meskipun sah menurut hukum. Sempat beredar berita bahwa tujuan dibentuknya KMP ini untuk menjegal pemerintahan Jokowi di tengah jalan.

Melihat perkembangan politik seperti ini, bagi Jokowi hal yang tidak menguntungkan posisinya. Mau tidak mau harus juga mempunyai kekuatan yang bisa mengimbangi KMP khususnya di parlemen. Keadaan yang memaksa beliau pun harus bertindak cepat menggalang dukungan. Namun dukungan yang didapatkan tidak mudah tanpa ada transaksi balas budi. Apalagi dari partai atau orang-orang yang sejak awal sudah mendeklarasikan sebagai pendukungnya. Pamrih imbalan kekuasaan melalui jabatan tentunya menjadi barter memberikan dukungan. Keadaan seperti ini yang menyebabkan seakan-akan Jokowi tersandera dan harus menuruti keinginan lingkaran dekatnya. Ancaman untuk menarik dukungan tidak menutup kemungkinan sebagai senjata yang digunakan apabila tidak dipenuhi kemauan mereka. Akan lebih fatal lagi selanjutnya apabila mereka bergabung dengan KMP. Hal ini akan membahayakan jalannya pemerintahan yang dipimpinnya.

Seperti diketahui, Jokowi berangkat dari orang sipil tanpa pernah membawahi pasukan militer. Berbeda dengan SBY presiden pendahulunya. Ikatan batin dan perkoncoan antara militer dan SBY sangat kental hingga akan mudah mendapatkan dukungan kalangan militer yang seangkatan atau dibawahnya. Walaupun Jokowi mendapatkan dukungan orang-orang dari militer juga, namun beda nuansa dukungan ini jika dibandingkan dengan SBY. Ikatan batin sesama tentara tidak ada dan kemungkinan hanya karena alasan lain yang tidak jauh dari kekuasaan. Tidak ada semacam hubungan antara komandan dengan anak buahnya sesama almamater. Dukungan kekuatan militer untuk mengamankan pemerintahan mempunyai porsi yang sangat besar. Tercatat 3 presiden dari kalangan sipil setelah masa orde baru tidak bisa bertahan lama mempertahakan jabatannya.

Itulah gambaran sedikit tentang kesulitan yang dihadapi oleh Jokowi. Tekanan tidak hanya datang dari luar namun juga dari kalangan sendiri. Keinginan orang-orang disekelilingnya untuk menjadikan jagonya menduduki posisi di kursi pemerintahan, sulit untuk ditolak karena Jokowi masih membutuhkan dukungan dari mereka. Baru-baru ini yang sedang ramai dibicarakan munculnya calon tunggal Kapolri, Budi Gunawan, yang dikenal sebagai ajudan Megawati semasa menjabat presiden.

Walau bertentangan dengan bathinnya, Jokowi terpaksa harus menuruti keinginan mereka. Track record tentang sosok Budi Gunawan tidak mungkin tidak diketahui oleh Jokowi. Terutama masalah rekening gendut yang sempat diberitakan. Apalagi adanya KPK yang sempat memberikan raport merah ketika dia diajukan sebagai calon menteri. Namun Jokowi bukanlah anak kemarin sore jika tidak bisa mengatasi masalah ini dengan cara yang sangat brilian, agar tidak terlalu menyolok menunjukkan penolakan yang dilakukannya.

Calon kapolri tunggal yang diajukannya sudah terlihat sebagai suatu kejanggalan. Begitu pula tanpa melalui pembicaraan dengan KPK yang selama ini dijadikan partnernya. Reaksi banyak kalangan menyayangkan langkah yang ditempuh Jokowi. Namun mereka kurang jeli melihat strategi yang dilakukan oleh Jokowi. Tepat menjelang akan diajukan fit dan proper test oleh DPR yang ditengarai akan menyetujuinya (KMP dan KIH), KPK mengumumkan status Budi Gunawan sebagai tersangka. Pukulan telak bagi orang-orang yang mengusulkan Budi Gunawan sebagai Kapolri. Siasat memukul dengan meminjam tangan telah dilakukan dengan sempurna oleh Jokowi. KPK sebgai kepanjangan tangan Jokowi untuk memberantas korupsi telah menjalankan fungsinya dengan baik.

Intrik-intrik yang ada di pemerintahan dan memanas ini akan lebih baik daripada suasana adem ayem seperti jaman orba. Masih belum lepas dari ingatan kita betapa mulusnya dulu pemerintahan rezim orba yang seakan tidak ada konflik. Namun ternyata setelah kejatuhannya baru terbuka borok-boroknya hingga belum sembuh sampai saat ini. Seperti yang dikatakan oleh Jokowi sendiri, beliau mengajak kita untuk bersakit dahulu dan prihatin kurang lebih 3 tahun. Setelah itu baru akan terlihat hasil yang dikerjakannya.

Penulis pribadi masih mempercayai kepemimpinan beliau yang lurus untuk kepentingan rakyatnya. Hanya saja situasi dan kondisi tekanan dari luar dan kalangan sendiri kadang membuat kebijaksanaannya terlihat aneh tidak memenuhi keinginan masyarakat luas. Kekuatan Jokowi akan terlihat nyata nantinya jika sudah mendapatkan orang-orang loyal yang benar-benar mempunyai pandangan sama, satu misi dan satu visi untuk kepentingan rakyat. Ini baru akan terlihat nanti di periode keduanya. Untuk itu selamatkan pemerintahan Jokowi dan pilih lagi nanti di pilpres yang akan datang ya…

Source : Kompasiana
Penulis : Mas Elde (Penggembira)

Hujatan Di Balik Menghilangnya Air Asia

Beberapa hari belakangan ini negeri kita, Indonesia sepertinya begitu heboh (dihebohkan). peristiwa demi peristiwa, banyolan, saling menghina dan menyudutkan sepertinya sengaja dibuat agar negeri ini selalu ramai. Atau memang sudah menjadi sifat dan tabiat bangsa kita? Entahlah, saya kurang paham, namun seperti yang kita ketahui dan alami bersama, tiga empat hari belakangan ini kita begitu heboh di mana puncak kehebohannya adalah pada musibah Air Asia yang hilang kontak dan hingga kini belum ditemukan.
Hujatan Di Balik Menghilangnya Air Asia
source antaranews.com
Kehebohan lain yang barangkali sudah masuk agenda tahunan dan selalu diributkan setiap bulan Desember adalah boleh dan tidaknya memberi Ucapan Selamat Natal bagi Umat Nasrani? Iya benar, ini bukan topik diskusi terupdate, ini topik basi yang selalu diulang-ulang dan anehnya selalu saja tidak menemukan titik terang alias pencerahan : mana dalil yang perlu dipakai. Aneh bukan? Tapi sudahlah, namanya juga agenda tahunan. Topik ini pada kenyataannya melahirkan begitu banyak hinaan, cacian dan umpatan yang memprihatinkan. Ada yang kurang percaya? "Sudah, percaya saja!!!!", kata Abdur.

Di bulan Desemer 2014 ini selain diskusi soal boleh tidaknya memberi dan menolak ucapan selamat natal yang membuat dunia sosial media menjadi hiruk pikuk dan penuh cacian, kita masyarakat Indonesia seperti dibuat kaget dengan beredarnya sebuah video yang meskipun belum diyakini kebenarannya namun peredaran dan pesan dari video ini mengancam kita semua. ISIS, sekelompok orang yang menamakan dirinya sebagai Islamic State of Iraq and Syria menyebarkan video propaganda yang berisi ancaman dan tantangan bagi TNI, Polri dan Banser. Ancaman ISIS ini tentunya memiliki latar belakang yang jelas rencana TNI untuk bergabung dengan pasukan koalisi yang bertugas membasmi kelompok ini di negara timur tengah sana.

Kehebohan yang mewarnai bulan Desember 2014 akhirnya mencapai titik klimaks : Pesawat Komersial Air Asia dengan nomor penerbangan QZ8501 hilang dari radar dan belum berhasil ditemukan hingga saat ini. Sontak wajah-wajah sedih penuh duka menghiasi layar-layar kaca. Wajah-wajah dari keluarga yang beberapa anggotanya ikut dalam penerbangan. Musibah ini bukan hanya menghebohkan kita dalam negeri saja, namun dunia internasional pun dibuat pusing. Beberapa bantuan dari negara sahabat langsung diberikan seperti pesawat tempur, kapal laut serta beberapa pernak pernik dalam upaya pencarian Air Asia QZ8501 ini.

Hujatan Di Balik Menghilangnya Air Asia
Sejatinya, dalam menghadapi musibah ini, kita sebagai manusia yang diciptakan sedikit lebih dari makhluk-makhluk yang lain seharusnya turut prihatin, memberikan kekuatan pada keluarga para korban, berdoa pada Tuhan sambil menunggu hasil dari upaya pencarian yang sedang dilakukan, bukan malah sebaliknya menghujat. Ini bukan berita bohong. Ini adalah sebuah kenyataan bahwa di balik kesedihan dan kesibukan para relawan mencari tahu keberadaan bangkai pesawat yang hilang, justru ada orang yang memanfaatkan kesempatan ini untuk menghujat.

Di saat para pakar sibuk menganalisa kronologis menghilangnya Air Asia QZ8501 dari radar, tiba tiba saja ada yang dengan lantang mengatakan bahwa musibah ini menjadi tumbal Presiden Jokowi dalam kecurangan pemilu yang lalu. Sayang, tweet yang menurut informasi berasal dari @manispolos ini berlum berhasil saya temukan. Namun isi tweet dari akun ini sudah diberitakan di mana-mana.
source twitter.com
 -----------------------------------------------
source www.islamtoleran.com

Belum lagi hilang cuitan tentang tumbal tumbalan di atas, kali ini muncul sebuah komentar dari facebook (fanspage kompas.com) yang lagi-lagi sulit dipahami dengan akal sehat. Mana bisa diterima, wanita dengan akun atas nama Rachma Wati ini malah mendoakan agar pesawat Air Asia yang hilang ini hancur sekalian biar bisa mengurangipopulasi umat Kristen di dunia. Seperti kita ketahui dari berita-berita yang ada saat ini, salah satu keluarga yang menjadi korban adalah keluarga pendeta dari Korea.

Bagaimana tanggapan saya dan kita-kita?? Entahlah, saya bingung menghadapi orang-orang seperti ini meski hanya sebuah cuitan dan komentar di sosial media. Pray For Air Asia!!!

Koneksi Internet Kartu Tri (3) Yang Membingungkan

Koneksi Internet Kartu Tri (3) Yang Membingungkan. Lha koq bisa? Setelah sekian lama (sejak tahun 2012) mengkonsumsi koneksi internet menggunakan kartu Esia Max-D dengan Modem Aha, saya akhirnya bosan juga. Nafsu untuk mendapatkan koneksi yang lebih kencang dan stabilterus menggoda hingga akhirnya saya jatuh cinta pada sebuah koneksi yang dinamakan SSH (Secure Shell). Dan lumayalah, sejak enam bulan terakhir saya mondar mandir dan bersenda gurau di ranah internet dengan santai tanpa beban akan leletnya koneksi. Bagaimana tidak, koneksi yang cepat dan stabil dengan haga begitu terjangkau meskipun saya masih ragu-ragu apakah koneksi ini benar-benar aman atau sebaliknya berbahaya dan melanggar hukum. Entahlah, saya kurang paham. Kalau mau belajar, bisa hubungi Masbrow +Intan Sudibjo, atau langsung saja belajar di blognya beliau. Jujur saja saat ini saya sedang beralih menggunakan paket internet dari provider 3 alias kartu Tri.
Koneksi SSH memang cepat dan stabil, namun sayang, akhir-akhir ini menjengkelkan. Bukan hanya lelet saja. Kadang-kadang (sering malahan) malah tidak terhubung sama sekali koneksinya. Alhasil, daripada bengong saya akhirnya memutuskan untuk mengganti provider, dan pilihan saya jatuh ke operator seluler Tri. Saya memilih Tri karena kebetulan Opsel Tri sedang ada promo besar-besaran yakni quota 11GB  dengan harga Rp. 100.000. Dan lumayan koneksinya. Dengan quota tersebut saya bisa dengan leluasa berleha-leha di dunia maya kembali.

Namun apa hendak dikata, akhir-akhir ini koneksi internet dengan menggunakan kartu Tri tersebut mulai membingungkan saya. Apa sebab. Quota masih full ember, buka situs-situs berita seperti merdeka, tempo, vivanews, okezone bahkan situs-situs berita luar negeri lumayan lancar tanpa adanya hambatan. Yang mengherankan saya adalah ketika coba mengakses Kompas, Detik dan beberapa situs lainnya bahkan Facebook leletnya minta ampun. Apakah ada sobat yang mengalami keganjilan ini?

Masalah ini sudah saya komplain ke fanspage opsel Tri di facebook. Sudah ditanggapi juga dengan ramah dan hangat. Bahkan mereka juga sempat merefresh jaringan Tri di area Denpasar kota. Namun sepertinya tidak ada perubahan. Koneksi tetap sama saja, lelet ketika membuka situs-situs tertentu. Jangan-jangan Opsel Tri juga sedang sibuk menyiapkan koneksi 4G yang sedang menyambangi Indonesia saat ini?

Entahlah, semoga koneksi segera mebaik...

Berangkatkan Umroh Gratis Ahok Didoakan

Baru pulang dari kerja. Rencananya mau istirahat sebentar alias tepar tapi tiba-tiba saja rasa kantuk dan lelah menghilang entah ke mana. Apa sebab? Di timeline facebook saya mendapati sebuah berita yang menurut saya sedikit aneh;

"Ahok Berangkatkan 30 Penjaga Masjid Se-DKI Untuk Umroh Gratis"

Tanpa pikir panjang dan rasa takut akan link-link jebakan seperti "Aksi Lucu Apabila Gadis Mabuk Teruk" serta turunannya saya langsung menuju TKP. Dan ternyata benar adanya. Menurut informasi yang saya baca di sana, hari ini Selasa, 16 Desember 2014 Gubernur DKI Jakarta (Bukan Tandingan) yakni Pak Basuki Tjahaja Purnama memberangkatkan sedikitnya 30 penjaga masjid untuk umrah ke Tanah Suci, Mekkah.
Berangkatkan Umroh Gratis Ahok Didoakan
source, kompasiana.com
Menurut pengakuan Pak Ahok, pemberangkatan Penjaga Masjid untuk Umroh ini adalah yang kedua kalinya. Pertama kali beliau melakukan hal ini adalah ketika masih menjadi Bupati di Belitung Timur.
"Program ini yang pertama di Jakarta, tapi waktu saya masih jadi Bupati Belitung Timur, saya juga sering memberangkatkan marbot," kata Ahok saat melepas para marbut di Balai Kota Jakarta, Selasa, 16 Desember 2014. "Marbut itu pekerjaan mulia. Mereka adalah duta masjid yang bisa menarik orang supaya datang ke masjid, makanya pekerjaan mereka harus diapresiasi," Lanjut beliau. (sumber )

Menurut rencana awal, para Penjaga Masjid ini sebenarnya diberangkatkan untuk Naik Haji, namun mengingat lamanya waktu untuk menunggu mendapatkan kuota makanya beliau memutuskan memberangkatkan Umroh untuk para Marbot ini. Sesuai jadwal, para Penjaga Masjid ini akan diberangkatkan ke tanah suci pada 18 Desember 2014 nanti.

Mereka yang diberangkatkan ini bukan sekedar diberangkatkan saja tanpa melalui proses seleksi, karena ternyata proses seleksi sudah dilakukan sejak awal bulan November 2014 kemarin di kantor Dewan Masjid Islamic Center. Kantor ini mempunyai cabang di setiap kecamatan di DKI di mana masing-masing kecamatan merekomendasikan 4 orang marbot. Setelah itu di seleksi lagi di tingkat DKI (Provinsi). Mereka yang lolos dan hendak diberangkatkan Umroh ke tanah suci ini pun harus memenuhi beberapa syarat yakni (1) sudah mengabdi selama 10 tahun, (2) Menguasai 10 surat Alquran, serta (3) bisa menggantikan Imam. Alhasil, para Penjaga Masjid yang diberangkatkan ini usianya rata-rata di atas 30 tahun.

Salah satu marbot yang bakal ikut berangkat merasa terharu karena impiannya selama ini untuk berdoa di depan Kabah segera terwujud.
"Mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Pak Gubernur berkat kebaikan serta perhatian Bapak, kami para marbut dapat menunaikan ibadah umrah. Sungguh satu hal yang tak pernah kami bayangkan, kecuali sebatas mimpi," kata Suweha yang sudah bekerja selama 10 tahun sebagai marbut Masjid Abu Toyib Papanggo, Tanjung Priuk, Jakarta Utara. "Kami yang akan menunaikan umrah ini mendoakan semoga Gubernur serta seluruh jajaran Pemprov DKI sukses dalam mengemban tugas. Semoga Allah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada seluruh warga Jakarta. Amin," harap Suweha. (sumber)
Program ini, menurut rencana akan dilakukan setiap tahun dengan harapan hubungan antara pemda, Dewan Masjid dan marbot DKI semakin erat. (sumber)

Internet 4G LTE Hadir di Indonesia

Jaringan 4G LTE (Long Term Evolution) di Indonesia saat ini sedang hangat-hangatnya dibicarakan. Hal ini bisa kita lihat dari aktifitas sejumlah operator yang sedang melakukan di beberapa daerah. Bahkan Telkomsel, salah satu perusahaan plat merah baru saja meresmikan layanan 4G LTE-nya meskipun belum mencakup seluruh daerah Indonesia, begitu informasi yang saya terima. Sementara jaringan 4G LTE untuk operator lain seperti XL dan Indosat akan mulai diresmikan awal tahun depan, 2015.
Akhirnya, sesuai perkiraan sebelumnya, jaringan internet super cepat ini akhirnya menyambangi negara kita, Indonesia. Koneksi yang disinyalir berkecepatan 36 hingga 75 Mbps ini akhirnya resmi hadir akhir tahun ini meskipun salah satu perusahaan telekomunikasi Internux sudah meluncurkan layanan 4G LTE sejak setahun yang lalu.

Sebagai informasi, agar bisa menikmati layanan 4G, pihak operator mesti membuatkan kartu SIM Card baru yang mana sudah dilengkapi dengan fitu-fitur penunjang 4G LTE. Khusus untuk pengguna Telkomsel, kita hanya tinggal menukarkan kartu saja. Sim Card yang lama kita tukarkan dengan yang baru. Penukaran ini bisa dilakukan di gerai Grapari.

Lalu, perangkat apa saja yang mendukung koneksi 4G?
Untuk sementara, khusus pengguna Telkomsel, perangkat yang mendukung layanan 4G ini adalah sebagai berikut :
perangkat yang mendukung layanan 4G
Meskipun digadang-gadangkan sebagai jaringan yang super cepat, namun pendapat seorang pakar malah sebaliknya. Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi, kehadiran koneksi 4G LTE ini tidak serta merta menjadikan internet kita langsung ngebut karena infrastrukturnya juga belum memadai misalnya jumlah BTS (Base Transceiver Station) dan kecepatannya juga harus diupgrade.

Jadi, boleh saja kita menyambut dengan antusias kehadiran jaringan 4G LTE ini namun untuk mendapatkan hasilyang maksimal mungkin kita perlu bersabar dan memberi waktu pada operator untuk menyiapkan infrastruktur pendukungnya.

Pemakzulan Jokowi Gagal, Malah Lahir Demokrasi Baru

Skenario pemakzulan Presiden Jokowi gagal. Namun, koalisi Prabowo melahirkan demokrasi baru. Masih ingat perkataan Hashim yang akan menjungkalkan Presiden Jokowi? Masih ingat tawaran Aburizal Bakrie dua minggu lalu yang menyampaikan kepada Agung Laksono untuk memilih Ketua Umum Golkar pada Oktober 2015 sementara Munas IX Golkar diadakan Desember 2014? Masih ingat gaya kampanye Prabowo dengan tokoh sentralnya Fadli Zon dengan mengamini kekuatan kampanye hitamnya? Itu rangkaian pernyataan yang terkait dengan rencana pemakzulan Presiden Jokowi pada September - Oktober 2015. Bagaimana rencana pemakzulan itu menjadi gagal dan mati suri muda dan justru melahirkan para tokoh politik berkarakter khusus dan aneh? Mari kita simak demokrasi urakan yang justru bukan memakzulkan Jokowi namun hanya melahirkan tokoh-tokoh istimewa fenomenal yang menandai karakter demokrasi (baca: demokrasi urakan) berdasarkan pengaruh Prabowo dengan hati gembira ria bahagia senang sentosa.

Terima kasih Prabowo. Ada yang menarik terkait Prabowo. Prabowo melahirkan tokoh Fadli Zon, Mahfud MD, Ical, Nurul Arifin, dan SBY serta lainnya. Prabowo pun tercatat pernah mewarnai demokrasi di Indonesia. Prabowo menjadi sosok yang menarik selama enam bulan terakhir sejak kampanye pilpres sampai rontoknya koalisi Prabowo bulan ini. Namun yang paling menarik adalah lahirnya demokrasi urakan yang tergambarkan dalam koalisi Prabowo dengan tokoh-tokoh di atas.

Prabowo pada masa kampanye mampu membangun karakter seorang demokrat yang baru. Karakter Prabowo yang temperamental pun memengaruhi sikap dan tabiat kesehariannya. Berawal dari kampanye dengan kegagahan menunggang kuda di Senayan, menaiki jeep dengan memeriksa barisan pasukan, mengendarai kendaraan mewah terbuka, diarak dan digendong, memimpin upacara HUT Kemerdekaan tandingan, sampai membentuk koalisi permanen.
Pemakzulan Jokow
Prabowo pun mengawali kampanye dengan cara yang baru: menyerang langsung ke jantung sasaran. Yang diserang pun tak tanggung-tanggung: Megawati yang dikatakan berkhianat. Tak hanya Prabowo, juga Hashim menjadi corong nyata suara Prabowo yang mengungkit dan mencerca perjanjian Batutulis antara Mega dan Pra. Selain mencerca Mega, serangan langsung ke Mega dan Jokowi pun dilancarkan secara sistematis dengan corong bicara paling manis dan hebat: Fadli Zon dengan media sosial yang digawangi oleh Noudhy Valdryno - hallo Noudhy kalah ya sama kami? - dengan Puisi Boneka yang disebar secara masif melalui media sosial.

Mendapat angin surga dengan meroketnya elektabilitas Prabowo dengan kampanye hitamnya, Noudhy Valdryno semakin bersemangat. Maka lahirlah ribuan meme, karikatur, tautan, kartun, pernyataan, fakta palsu, aneka macam model materi kampanye hitam melalui media sosial. Kampanye hitam dianggap berhasil mendongkrak elektabilitas Prabowo. Fadli Zon pun semakin bersemangat. Rob Allyn ahli strategi kampanye hitam dari Amerika Serikat pun disewa oleh Prabowo. Hasilnya?
Pages: 1 2 3



Negeri Tandingan, Negeri Apakah Itu?

Negeri Tandingan? Yah saya anggap dua kata ini sangat pas untuk menggambarkan situasi dan kondisi sebuah negara besar yang terdiri dari beragam suku, agama dan ras, negara yang dibentuk dari genangan darah para pahlawan, sebuah negara berkembang yang selalu ribut, nyinyir dan sok kritis, dialah negara yang pernah ditakutkan, negara kepulauan terbesar di dunia : Indonesia. Kali ini, barangkali julukannya bertambah satu : Negeri Tandingan. Setuju??

Tandingan, kata ini belakangan sedang naik daun, meskipun sebelumnya, beberapa tahun yang lalu sempat muncul ke permukaan. Kata ini muncul kembali sejak pilpres 2014 yang lalu dan hingga saat ini belum hilang kepopulerannya. Bahkan semakin menjadi-jadi. Keputusan apapun yang terjadi di negeri ini selalu ada tandingannya dari pihak yang berbeda pendapat.
BBM Tandingan
sumber www.merdeka.com
Kenapa orang sekarang susah menerima perbedaan? Padahal, perbedaan adalah suatu hal yang tidak terpisahkan dengan negeri ini. Bisa dikatakan bahwa para founding father negeri ini dan para pahlawan tempo dulu membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia atas dasar ini, perbedaan. Bahkan untuk lebih meyakinkan kita para penerusnya, di bawah kaki burung garuda, lambang negara kita disematkan pepatah sakti, "Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi tetap satu". Hasilnya lumayan mengagumkan. Sekian tahun kita bisa hidup berdampingan, meskipun tidak 100% damai. Tapi kenapa saat ini perbedaan justru sering dipersoalkan? Kemana jargon Musyawarah Untuk Mufakat pergi? Sudah punahkah beliau?

Aneh memang negeri ini. Ketika berhadapan dengan sesuatu yang berbeda, sikap yang sering dikedepankan adalah kemarahan. Murka. Protes. Setiap orang, setiap pendapat dan setiap pandangan yang berbeda adalah salah... Buruk.. Tidak beres.. Kafir dan sebagainya. Akh saya tidak habis pikir, kemana perginya jargon Musyawarah Untuk Mufakat itu?

Kenyataan lain yang saat ini sedang dipertontonkan adalah melawan. Setiap ada perbedaan harus dilawan. Dengan berbagai cara. Apa saja, termasuk menciptakan tandingan. Semua pasti sudah tahu apa saja tandingan yang sedang dipertontonkan sekarang. Dulu pernah ada PSSI tandingan, lalu koalisi tandingan (Koalisi Merah Putih vs Koalisi Indonesia Hebat) dan yang sempat mengguncang hebat negeri kita beberapa waktu yang lalu yakni DPR Tandingan. Kenapa tidak sekalian dibuat Presideng Tandingan, Menteri Tandingan dan lain sebagainya? Lalu kapan mau bertanding?

Dan satu lagi "Tandingan" yang menurut saya sangat konyol adalah yang saat ini sedang dipertontonkan di ibu kota, Jakarta. Adanya gubernur tandingan dari beberapa ormas yang menolak Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta seakan melengkapi kepopuleran dari kata tandingan ini.

Daripada kita habiskan tenaga kita untuk menjegal dan berdemo, ada baiknya kita introspeksi diri. Dan buat kalian para penentang, persiapkanlah kader terbaik yang pro rakyat. Pupuklah dia, perkenalkan dia ke masyarakat biar dikenal. Berikan solusi nyata... dan ketika waktunya tiba, calonkan beliau...

Ah sudahlah.. salam Bhineka Tunggal Ika...!!  (dari berbagai sumber)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Powered by Blogger
Copyright © 2008 Bang Ancis