Bang Ancis

Berbagi Info dan Lifestyle Blogger

1 Agt 2014

Beberapa Momen Saling Puji Antara Prabowo dan Jokowi

Beberapa Momen Saling Puji Antara Prabowo dan Jokowi.
Pemilihan Presiden sudah berakhir. Hasilnya sudah kita ketahui bersama lewat pengumuman dari lembaga resmi negara, KPU. Terlepas dari berbagai kekisruhan yang terjadi sejak hari pencoblosan hingga saat ini, dimulai dari berbagai kampanye hitam yang bertebaran (sekarang malah sudah hilang), hasil Quick Count yang berbeda hingga gugatan Pasangan Prabowo Subianto & Hatta Rajasa terhadap KPU atas dugaan kecurangan dalam pemilu, dimana seperti kita ketahui KPU telah resmi menobatkan pasangan Jokowi & Jusuf Kalla sebagai pasangan pemenang Pilpres 2014, ada baiknya kita mundur selangkah melihat beberapa moment penting yang terjadi selama masa kampanye dan lain-lain yang berhubungan dengan Pemilu 2014.
Oh ya, aura pilpres 2014 sudah selesai ya? Pantes saja di beranda FB saya pada sepi... Kemana perginya pendukung-pendukung fanatik itu? Datang tak diundang, pergi malah tanpa pamit... he..he..
Lanjut......
Meski jalannya proses pemilu 2014 diwarnai dengan berbagai kampanye hitam dan kampanye negatif yang sengaja dibuat untuk saling serang baik antara para elite politik maupun para pendukungnya, sebenarnya ada beberapa momen menarik yang terjadi apabila kita jeli. Momen-momen yang saya maksudkan ini berhubungan dengan pernyataan dari kedua pasangan capres yang saling memuji meskipun pertarungan sedang sengit-sengitnya. Yah, pertarungannya sengit, meskipun tidak memakan korban jiwa (mati).

Terlepas dari pernyataan-pernyataan mereka yang entah merupakan sebuah kepura-puraan semata atau sebaliknya, tulus dari hati, kita hendaknya mengambil hikmah apa yang sedang mereka pertontonkan.Hal ini tentu saja tergantung pribadi kita masing-masing, dari sudut mana kita melihatnya.

Okey.. saya sedang malas menulis. Apalagi tulisan yang panjang dan lebar. Karena kalau terlalu panjang kasihan ibu-ibu, dan kalau terlalu lebar kasihan bapak-bapak.. hehehe... melenceng ya? Langsung saja, tonton gambar ini, Beberapa Momen Saling Puji Antara Prabowo dan Jokowi.
Beberapa Momen Saling Puji Antara Prabowo dan Jokowi
Klik Gambarnya Untuk Perbesar
Merasa benar karena jumlah itu tidak ada bedanya dengan merasa kuat karena punya senjata api. Sudah pengecut, tolol pula.
18 Jul 2014

Hubungan Hasil Pilpres 2014 Dengan Masturbasi

Hubungan Hasil Pilpres 2014 Dengan Masturbasi. akh, sebelumnya saya mohon maaf sebesar-besarnya dan sedalam-dalamnya jika kesan dari judul tulisan ini agak vulgar. Tapi kalau kita mau mencermati mencermati dan mencermati lagi, sebenarnya hasil Pilpres 2014 ini, dalam hal kemenangan, memiliki hubungan yan erat dengan aktifitas Onani alias masturbasi. Ini pendapat pribadi saya. Entah kalian...

Sebelum lanjut, ada baiknya kita mencoba mengenal terlebih dahulu makna kata Onani atau Masturbasi yang saya kutip dari blog seorang Dosen dari Surabaya, Bapak Reza A.A Wattimena sebagai berikut (agak panjang) :
Masturbasi adalah penipuan alat kelamin dengan memanfaatkan liarnya imajinasi erotik. Bagaimanapun nikmatnya masturbasi hanyalah imajinasi. Tidak ada intimitas di dalamnya. Di dalam masturbasi orang menstimulasi diri dengan bagian tubuhnya sendiri, seperti tangan, ataupun dengan benda-benda lainnya yang digunakan sebagai alat untuk menciptakan sensasi, dan mencapai ejakulasi atau orgasme. (Rumah Filsafat)
Berdasarkan pengertian dari Masturbasi di atas, saya bisa mengambil sebuah kesimpulan bahwa apa yang dilakukan para politisi di Indonesia saat ini, khususnya politisi-politisi yang sedang bersaing menjagokan Capres dan Cawapresnya sedang melakukan masturbasi, alias masturbasi politik, (bukan mastubasi dalam arti sebenarnya), yakni menyenangkan dan memuaskan diri sendiri.
Bencana Quick Count
Kenapa saya bisa katakan demikian?
Kita tahu dan bahkan sudah menjadi rahasia umum, baik di Indonesia negara kita sendiri maupun dunia internasional kalau Pemilu kali ini benar-benar merupakan sebuah Pesta Rakyat yang "maaf" koplak, meskipun jalannya pesta ini dalam keadaan "damai dan tenang". Kenapa bisa koplak? Yah, karena beberapa jam setelah pencoblosan terjadi, kedua kubu yang bersaing masing-masing mengklaim bahwa merekalah pemenangnya. Bahkan sampai beberapa jam sebelum tulisan ini dibuat pun ada kubu yang merayakan kemenangannya meskipun kemenangan itu diperoleh dari hasil penghitungan suara kalangan sendiri (internal).

Kubu yang lain pun tidak ketinggalan. Mereka melakukan penghitungan internal juga. Hasilnya pun bisa kita tebak. Merekalah pemenangnya. Padahal sudah diberitahu berulang-ulang lewat media online, koran dan siaran televisi dan bahkan melalui pengeras suara kalau hasil resmi Pilpres 2014 akan diumumkan pada tanggal 22 Juli 2014 nanti dari lembaga yang berwenang yakni KPU.

Tapi kenapa kedua belah pihak plus para suporternya malah sibuk melakukan penghitungan sendiri dan sama-sama mengklaim sebagai pemenang? Entahlah, saya tidak tahu dan tidak mau tahu rencana besar apa yang akan terjadi nanti. Satu yang pasti, mereka sedang melakukan Masturbasi. Memuaskan diri sendiri. Menyenangkan diri sendiri. Saya sebagai rakyat biasa ini hanya bisa berdoa semoga nanti, di tanggal 22 Juli 2014, keadaan Nusantara ini tetap kondusif. Nenek moyang kita sudah diadu domba. Mari kita ambil hikmahnya dengan jangan mau dan gampang menjadi Domba Aduan dan jangan gampang terprovokasi. Salam Damai...!!!
Indonesia saat ini mirip seperti sebuah keluarga di mana suami dan istrinya bermasturbasi sendirian, bahkan ketika mereka bersama di tempat tidur.
Hubungan Hasil Pilpres 2014 Dengan Masturbasi
Anam Duck,  Facebook
26 Jun 2014

Sisi Terang dan Sisi Gelap Jokowi

Sisi Terang dan sisi Gelap Jokowi? Yah, kali ini setelah sekian lama vakum ngeblog lantaran sibuk mengejar sesuatu yang tak pasti, akhirnya saya mencoba kembali menulis di blog tua, setua adminnya ini, meskipun materinya tidak orisinil alias terinspirasi dari orang. Yah tidak apa-apa, asalkan tidak dicopy paste mentah-mentah apalagi tidak memiliki ijin komersialnya. Memalukan sekali kalau seperti itu. Apalagi sampai membuat beringas orang-orang barat. Hehehe.. mari kita bahas saja Sisi Terang dan sisi Gelap Jokowi, biar adem.

Okelah. Kita semua tahu, saat ini masyarakat Indonesia sedang heboh-hebohnya mendukung para idolanya yang hanya beranggotakan 4 orang untuk menjadi calon pemimpin masa depan kita. Dukungan terhadap para idolanya, sebut saja Capres dan Cawapres tersebut terasa lain dari pergelaran pemilu yang sudah-sudah. Kali ini, persaingan antara Jokowi-JK versus Prabowo-Hatta begitu panas, terutama di antara para pendukungnya.

Entahlah, saya tidak habis pikir kenapa sampai begitu heboh persaingannya. Padahal, jika kita berpikir jernih dan menggunakan akal sehat, mereka-mereka yang sedang mencalonkan diri menjadi Presiden dan Wakil Presiden tersebut merupakan putra-putra terbaik bangsa,  yang mana nantinya mereka, Prabowo ataupun Jokowi akan menjadi pemimpin kita bersama. Lalu kenapa harus main sikut-sikutan seperti ini? Ada yang bisa memberikan pencerahan untuk saya??

Akh, sudahlah, niat saya dari awal hanya ingin berbagi sebuah ide koplak yang saya temukan di sebuah blog keroyokan, Kompasiana. Yah saya bilang ide koplak karena saya tertipu dengan judul artikelnya yang kurang lebih sama dengan judul artikel saya ini, Sisi Terang dan sisi Gelap Jokowi. Yah saya tertipu karena dalam artikel itu terpajang foto seperti berikut ini :
Sisi Terang dan sisi Gelap Jokowi
Bagaimana?? Apakah foto di atas bisa mewakili keingintahuan orang-orang tentang Sisi Terang dan sisi Gelap Jokowi??

#Mikir
Quotes:
Ketika gagal, kita mesti bersiap-siap melakukan sesuatu guna menutupi kegagalan tersebut dari mata masyarakat. Sebab jika tidak, masyarakat bakal menghukum dan menilai buruk ttg kita. Dan itu tentu saja sebuah penderitaan. Karenanya kita akhirnya terpaksa menjalani hidup dalam kepalsuan, kebohongan dan ketakutan bahkan kerinduan secara terus menerus. Tapi sepertinya cara ini begitu rumit, ribet, brengsek, sialan dan... fakkklah...

Bukankah lebih baik kita mati saja?  *maap kalo kasar*

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *