Bang Ancis

Berbagi Info dan Lifestyle Blogger

27 Agt 2014

Ada Golok di Cover Majalah Tempo

Ada Golok di Cover Majalah Tempo. Sebelumnya saya mohon untuk tidak berlebihan dalam menanggapi tulisan ini, terutama kata goloknya. Tulisan, mulai dari judul sampai isinya plus gambar yang saya pajang hanyalah sebuah ide yang muncul secara tiba-tiba. Karena takut kehilangan ide tersebut plus keinginan untuk mengupdate artikel di blog ini, saya akhirnya memutuskan untuk mempublish tulisan Ada Golok di Cover Majalah Tempo ini, padahal inginnya saya tulisan ini lebih bijak kalau di beri judul Sosok Tanpa Kepala. Tapi sudahlah... sudah terlanjur.

Oh ya, Majalah Tempo adalah majalah berita mingguan Indonesia yang umumnya meliput berita dan politik dan diterbitkan oleh PT Tempo Inti Media Tbk.. Majalah ini merupakan majalah pertama yang tidak memiliki afiliasi dengan pemerintah. (wikipedia). Saya cukup kagum dengan majalah ini karena meskipun tidak memiliki afiliasi dengan pemerintah, majalah ini tergolong cukup berani dan vokal dalam mengkritisi pemerintah. Tercatat, majalah ini pernah 2 kali dibredel oleh pemerintah. Pertama, di tahun 1982, majalah ini dibredel karena dianggap terlalu tajam mengkritik rezim Orde Baru dan kendaraan politiknya, Golkar. Sedangkan yang Kedua adalah pada tahun 1984. Presiden Soeharto melalui Menteri Penerangan Harmoko melarang peredaran Majalah Tempo edisi saat itu karena dinilai terlalu keras mengkritik Habibie dan Soeharto soal pembelian kapal bekas dari Jerman Timur. Akh jadi ingat lagunya Bang Iwan Fals: Celoteh Camar Tolol, he..he..he..

Meski demikian, majalah ini tidak pernah menyerah. Mereka tetap berdiri tegak hingga sekarang dan ngotot mengkritisi pemerintah. Bahkan pada tahun 2010 kemarin majalah ini sempat "bentrok" dengan pihak kepolisian ketika menurunkan berita tentang "Rekening Gendut Perwira Polisi".

Selain berita-berita yang kritis, majalah ini juga tergolong cukup kreatif khususnya bagian design cover. Semua cover majalah tempo selalu ada "sesuatu"nya. Sesuatu di sini maksudnya ada maksud terselubung. Ada yang gampang kita cerna dan pahami, ada pula yang misteri. Dari sekian banyak cover tersebut, ada beberapa yang berisi prediksi atau ramalan. Hal ini terjadi pada Edisi 7 April 2014. Sebelum KPU mengumumkan siapa saja  calon presiden dan calon wakil presiden yang maju dalam putaran pemilu 2014, majalah tempo bahkan sudah meramalkannya melalui ilustrasi covernya. Dan tebakan majalah ini tepat sasaran meskipun ada beberapa yang meleset. (gambar di samping).

Ada Golok di Cover Majalah Tempo
Di edisi terbarunya yang sedang "sedikit" ramai dibicarakan saat ini, Majalah Tempo menampilkan sebuah cover yang lumayan tajam. Di balik judul "Akhir Sebuah Drama" terlihat sosok tanpa kepala, seragam putih yang biasa dipakai Prabowo dan Hatta plus Garuda Merah di saku. Ada juga sebilah golok/Keris di bagian pinggang. Siapapun yang melihat sekilas cover ini tentu langsung tahu jika cover ini ditujukan untuk Prabowo. Ada maksud apakah dengan sosok tanpa kepala ini??

Anda penasaran? Lihat penampakannya berikut ini :
Ada Golok di Cover Majalah Tempo
sumber gambar : kompasiana.com/samandayu
Discalimer :
Sekali lagi judul Ada Golok di Cover Majalah Tempo ini hanya ide mendadak dan tidak bermaksud apa-apa karena memang benar demikian ada golok/keris di cover tersebut. Atau jika ada yang kurang percaya dan mau melihat secara langsung bisa membeli majalahnya edisi akhir Agustus 2014 atau bisa juga mampir ke sini.
11 Agt 2014

Menurut Mbah Konon, Agama Adalah

Konon Katanya Agama Adalah......
Sesekali postingan dalam bentuk gambar saya rasa tidak mengapa dan tidak apa-apa. Lagian kalau mau nulis ulang bikin capek, mana harus kena teguran soal copy paste meskipun sudah ada link sumbernya dan lain sebagainya. Nah, maka dari itu postingan yang bisa dibilang iseng tapi serius ini sengaja saya post dalam bentuk image. Semoga esensinya tidak raib ya brow? Hehehe,,, ini postingan soal agama. Apa saja. *Ini tulisan lawas dari seorang teman sebenarnya...
Ketika Persaingan Agama Menjadi Prioritas Dalam Beragama
1 Agt 2014

Beberapa Momen Saling Puji Antara Prabowo dan Jokowi

Beberapa Momen Saling Puji Antara Prabowo dan Jokowi.
Pemilihan Presiden sudah berakhir. Hasilnya sudah kita ketahui bersama lewat pengumuman dari lembaga resmi negara, KPU. Terlepas dari berbagai kekisruhan yang terjadi sejak hari pencoblosan hingga saat ini, dimulai dari berbagai kampanye hitam yang bertebaran (sekarang malah sudah hilang), hasil Quick Count yang berbeda hingga gugatan Pasangan Prabowo Subianto & Hatta Rajasa terhadap KPU atas dugaan kecurangan dalam pemilu, dimana seperti kita ketahui KPU telah resmi menobatkan pasangan Jokowi & Jusuf Kalla sebagai pasangan pemenang Pilpres 2014, ada baiknya kita mundur selangkah melihat beberapa moment penting yang terjadi selama masa kampanye dan lain-lain yang berhubungan dengan Pemilu 2014.
Oh ya, aura pilpres 2014 sudah selesai ya? Pantes saja di beranda FB saya pada sepi... Kemana perginya pendukung-pendukung fanatik itu? Datang tak diundang, pergi malah tanpa pamit... he..he..
Lanjut......
Meski jalannya proses pemilu 2014 diwarnai dengan berbagai kampanye hitam dan kampanye negatif yang sengaja dibuat untuk saling serang baik antara para elite politik maupun para pendukungnya, sebenarnya ada beberapa momen menarik yang terjadi apabila kita jeli. Momen-momen yang saya maksudkan ini berhubungan dengan pernyataan dari kedua pasangan capres yang saling memuji meskipun pertarungan sedang sengit-sengitnya. Yah, pertarungannya sengit, meskipun tidak memakan korban jiwa (mati).

Terlepas dari pernyataan-pernyataan mereka yang entah merupakan sebuah kepura-puraan semata atau sebaliknya, tulus dari hati, kita hendaknya mengambil hikmah apa yang sedang mereka pertontonkan.Hal ini tentu saja tergantung pribadi kita masing-masing, dari sudut mana kita melihatnya.

Okey.. saya sedang malas menulis. Apalagi tulisan yang panjang dan lebar. Karena kalau terlalu panjang kasihan ibu-ibu, dan kalau terlalu lebar kasihan bapak-bapak.. hehehe... melenceng ya? Langsung saja, tonton gambar ini, Beberapa Momen Saling Puji Antara Prabowo dan Jokowi.
Beberapa Momen Saling Puji Antara Prabowo dan Jokowi
Klik Gambarnya Untuk Perbesar
Merasa benar karena jumlah itu tidak ada bedanya dengan merasa kuat karena punya senjata api. Sudah pengecut, tolol pula.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *