Lifestyle

Sedikit Panas

kamera

Seo

Memberangus Prostitusi Online, Mungkinkah?

Prostitusi online mendadak terkuak dan menghebohkan publik pasca terbunuhnya seorang wanita muda yang menjajakan dirinya secara terbuka lewat Twitter. Masyarakat akhirnya beramai-ramai membicarakannya seolah ini sebuah fenomena baru. Padahal, sejak adanya internet, industri yang konon usianya hampir menyamai peradaban manusia di bumi ini sudah menggeliat, (apalagi jaman penjajahan). Jadi sebenarnya prostitusi online selama ini sudah menjadi rahasia umum. Belum tersentuh hukum. Semua orang sudah tahu tapi bungkam. Mereka, saya dan kita semua lebih memilih jalan aman yakni menjadi penonton (menonton = membiarkan) prostitusi online ini berkembang.
Memberangus Prostitusi Online, Mungkinkah?
Tataa Chubby, Wanita Muda Yang Terbunuh, Rest In Peace ya Mbak..
Yang terbongkar belakangan ini kebetulan dari Twitter, namun sebenarnya di media-media lain selain sosmed seperti  forum dan milis maupun situs web (bukan web film porno) yang bisa diakses siapa saja, jika kita perhatikan dengan jeli, banyak penjaja seks bercokol di sana. Mereka, para pekerja seks komersial menjelajahi hampir setiap sudut dunia maya guna menjaring pelanggan. Tempat mereka tidak lagi di ujung-ujung gang yang gelap, atau di seputar terminal-terminal. Dunia sudah sangat maju. Merekapun harus begitu, harus mengikuti perkembangan.

Metode para penjaja seks online dalam menjaring mangsa ada bermacam-macam. Contoh sederhana yang saat ini tengah marak terjadi baik di Facebook, Twiiter, bahkan lewat SMS adalah ajakan untuk invite PIN BBM beserta foto seorang wanita cantik aduhai seksi menawan yang jika kita ikuti ajakannya, ujung-ujungnya malah mereka jualan diri. Percaya atau tidak, cara seperti ini masih sering beredar di sosial media Facebook. Media sosial punya keunggulan tersendiri dibanding media-media sebelumnya dalam menjaring pelanggan.

Bisnis semacam ini rasanya sulit sekali diberangus. Karena selama masih adanya permintaan, pelaku pasar gelap selalu mempunyai jalan untuk memasoknya. Selama pasar gelapnya masih ada di dunia nyata, siapa pun tidak akan pernah memberangusnya. Coba perhatikan timeline twitter. Hal-hal yang tabu dan terlarang dalam kehidupan sehari-hari, seperti prostitusi, mulai dari tawar menawar harga, janjian sampai tempat yang bakal dipakai untuk buang hajat dibahas secara vulgar di sana. Maka tidak mengherankan jika kemudian bukan hanya para sindikat pemasok wanita penjaja seks yang membuka lapak di media sosial, tapi ada juga perorangan yang menjajakan dirinya sendiri.

Media sosial memiliki peranan yang penting dalam perkembangan bisnis ini. Efek viralnya jauh lebih hebat dan dahsyat. Akun-akun penyaji layanan seks via online ini memiliki ratusan bahkan ribuan follower dan likes. Penyebarannya pun begitu mudah, tinggal share atau retweet, menyebarlah informasi esek-esek ini ke pengguna-pengguna lainnya yang jika tertarik, kemudian men-follow atau melike dan sesekali menyebarkannya. Begitu seterusnya.. begitu seterusnya....

Lalu bagaimana cara memberangus prostitusi online ini?
Akh.. Seperti yang sudah saya corat coret di atas, “selama masih adanya permintaan, pelaku pasar gelap selalu mempunyai jalan untuk memasoknya dan selama pasar gelapnya masih ada di dunia nyata, siapa pun tidak akan pernah memberangusnya”. Yah tidak akan bisa. Bisa saja situs-situs prostitusi diblokir pemerintah, tapi apakah pemerintah juga mampu memblokir akun-akun prostitusi yang jumlahanya demikian banyaknya secara satu persatu? Tidak bisa. Kuncinya ada di pengguna medsos itu sendiri. Hanya  merekalah yang bisa mengatur secara sosial kehidupannya.

Meskipun memberangus prostitusi online ini sulit, namun sebenarnya ada cara sederhana yang bisa kita lakukan guna membatasi penyebaran bisnis ini. Nah khusus pengguna medsos yang peduli dan prihatin dengan fenomena prostitusi online ini, ada beberapa cara mudah yang bisa kita terapkan.

Pertama. Pikir-pikirlah dulu sebwlum menyebarkan konten berbau pornografi meski konten tersebut lucu. Siapa tahu konten tersebut dibuat oleh akun-akun penjaja prostitusi online. Jangan asal retweet atau share.

Kedua. Tombol “report for spam”. Tombol manfaatnya luar biasa dalam meredam beredarnya sesuatu yang tidak baik. Hampir semua medsos, termasuk YouTube, Facebook, Twitter, Instagram, melarang konten pornografi. Karena itu rata-rata mereka memiliki tombol yang saya sebutkan di atas. Tombol “report” ini bisa kita manfaatkan untuk melaporkan akun-akun yang dianggap melanggar aturan. Jika benar apa yang kita laporkan, biasanya akun tersebut akan segera ditutup.

Ketiga. Melek Media Sosial. Banyak pengguna yang belum paham bahwa media sosial itu ruang publik, bukan sebaliknya ruang privat. Segala macam konten dibaca publik dan berpotensi menyebar ke mana-mana dan tidak mustahil akan terbaca oleh sanak famili dan kerabat sang pembuat konten. Jadi dengan melek media sosial, mereka, pelaku yang menjual dirinya akan malu memanfaatkan media sosial untuk jual-beli prostitusi.

Keempat. Pendidikan seks. Yah inti dari pendidikan seks adalah sebuah jalan panjang agar tidak terjebak dalam dunia prostitusi, baik sebagai penyedia maupun pengguna.

Kelima. Masih dibawah 13 tahun? Anda untuk sementara waktu dilarang bersosial media. Hampir Semua medsos melarang siapa pun yang usianya kurang dari 13 tahun untuk membuat akun media sosial. Tapi tidak untuk Indonesia kayaknya. Anak-anak SD maupun SMP sudah banyak bersosmed ria. Padahal konten dewasa begitu banyak tersebar di media sosial. Sayangnya banyak orang tua yang belum melek media sosial. Mereka bahkan sampai membuatkan akun untuk anaknya di Facebook dengan menipu umur.

Akh Sialan Memang...

Sumber Bang Ancis Kompasiana

Algoritma Google 2015 : Mobile Friendly

Algoritma Google 2015 : Mobile Friendly. Barusan jalan-jalan ke luar negeri. Ya sekitar semenit yang lalu, lewat internet tentunya saya main-main di situs berita luar negeri berbahasa Indonesia, CNN. Di sana saya temukan satu artikel yang berkaitan dengan Raksasa Mesin Pencari Dunia saat ini : Google. Di sana diinformasikan kalau Google berencana menerapkan algoritma baru mereka yang intinya sudah saya sisipi di judul tulisan ini atau yang bakal dikenal sebagai Google Mobilegeddon.
Alogaritma Google 2015 : Mobile Friendly
image from www.cnnindonesia.com
Mobile Friendly. Yaps benar sekali. Dari informasi tersebut dijelaskan kalau nantinya penentuan hasil pencarian di google bakal mengalami perubahan. Situs-situs yang sudah memiliki tampilan versi mobile yang baik menurut google bakal lebih diutamakan. Tidak peduli pengguna sedang mencari dalam versi mobile atau desktop, hasil pencarian yang disajikan google diurut berdasarkan tingkat mobile-friendly suatu web/blog.

Mobile Friendly di sini bukan hanya untuk web yang memiliki tampilan versi mobile tapi maksud dari google adalah semua web yang sudah mengoptimalkan tampilan halaman web mereka yang user friendly di mobile. Jadi template apa saja yang sudah ada versi mobilenya seperti bawaan blogger, atau templata punya saya ini yang sudah versi sendiri dan tentu saja template-template responsive, yang mana seperti yang kita ketahui template responsive begitu user friendly di mobile device.

Dari informasi yang saya peroleh di situs CNN tersebut, dikabarkan kalau algoritma terbaru Google ini bakal diterapkan mulai tanggal 21 April 2015 mendatang. Meski masih lama, kurang beberapa pekan, namun bot-bot google sudah bekerja. Menggerayangi berbagai web/blog mobile friendly yang nantinya dimasukkan ke dalam daftar teratas pencarian di google.

Algoritma Google 2015 : Mobile Friendly
Bagaimana, apakah web/blog sobat semua sudah mobile friendly? Tidak perlu skor SEOnya 100 atau 200, Valid html atau apa, yang terpenting sekarang (menurut saya) adalah Content is the King dan Mobile Friendly is the Queen. Hulubalang, permaisuri, dayang-dayang, patih, prajurit dan lain-lain mungkin tetap sama seperti semula yakni sosmed, backlink dan taulah sendiri, malesss.

Lalu, bagaimana mengetahui apakah template web/blog kita sudah mobile friendly atau belum? Ada caranya. Google sudah menyiapkannya. Anda tinggal membuka halaman PageSpeed Insights, pastekan url versi mobile anda dan bersukacitalah seperti punya saya di bawah ini, namun jika kurang memuaskan segera Ganti Template Anda!!!
Alogaritma Google 2015 : Mobile Friendly


Selamat Bereksplorasi..!!

Eksekusi Duo Bali Nine Akhirnya Batal

Eksekusi Duo Bali Nine Akhirnya Batal - Informasi seputar eksekusi komplotan pengedar narkoba Bali Nine sepertinya tidak terdengar lagi. Entah karena tidak lagi memiliki nilai jual atau karena ada intervensi pihak-pihak tertentu guna membungkam media namun yang pasti, seminggu belakangan ini informasi seputar Duo Bali Nine nyaris tidak terdengar. Apa mungkin saya kurang informasi? Atau berita Bali Nine tertutup oleh aksi mahasiswa yang menuntut Presiden Jokowi untuk turun lantaran Indonesia saat ini sedang dalam situasi darurat (kata manusia yang berdemo)?
Eksekusi Duo Bali Nine Akhirnya Batal
image : www.dailytelegraph.com.au
Akh, saya rasa tidak juga. Bukan itu penyebab menghilangnya berita tentang Bali Nine. Karena sebenarnya rencana eksekusi mati Duo Bali Nine tersebut sudah dibatalkan. Tidak jadi eksekusi. Yah itu kesimpulan sementara dari saya pribadi terkait sepinya pemberitaan tentang Bali Nine. Atau bisa saja karena masalah penyadapan telpon Jokowi waktu pilpres kemarin. Kecurangan Pemilu Jokowikah? Entahlah.. sesekali bikin artikel ala JokowiHaters tidak salah kan? Mau bukti? Coba tengok percakapan koplak antara Suko dan Jarwo berikut ini (Sumber Inspirasi, hehehe..) :
Eksekusi Duo Bali Nine Akhirnya Batal
Oh ya. Untuk membuktikan benar tidaknya informasi yang saya tulis ini, harap kawan-kawan meluangkan waktu sebentar untuk menuju Sumber Inspirasi dari artikel ini (link warna merah di atas). Tapi kalau sudah tidak ada, bisa diambil di sini Sumber Inspirasi.

Monggo.... ojo langsung dipangan yo... (liat juga label artikel ini!! Humor dan Iseng)

Kenapa Kelamin Saya Gatal?

“Dok, langsung saja. Belakangan ini setiap usai berhubungan seksual dengan istri, selalu saja alat kelamin saya menjadi gatal dan ada bintik-bintik merah. Istri saya juga mengalami hal yang sama yaitu rasa gatal di kelaminnya. Apa kira-kira penyebabnya ya dok?” (Mike, 40 thn)
------------------------
Tentu saja rasa gatal seperti ini akan mengganggu dan bisa jadi jika tidak dituntaskan akan berakibat juga dalam hubungan seksual berikutnya, yang secara fisik maupun psikis terdapat kemungkinan hambatan kenyamanan dalam melakukan hubungan seksual. Jadi, memang sebaiknya dikonsultasikan dan ditangani segera. Rasa gatal setelah berhubungan seksual memang bukan hal yang diharapkan dan tidak semestinya terjadi, karena hubungan seksual yang tuntas dan yang biasa terjadi adalah yang tidak memunculkan keluhan gatal seperti ini. Jadi, yang perlu diketahui berikutnya adalah apakah yang memunculkan rasa gatal ini, apalagi jika sebelumnya belum pernah terjadi?

Beberapa kemungkinan yang mungkin terjadi adalah reaksi iritasi atau adanya infeksi, mengingat rasa gatal dialami oleh kedua pihak, suami dan istri. Kalau hanya satu pihak saja yang mengalami, bisa jadi itu adalah reaksi alergi, tetapi itu kemungkinan kecil terjadi dalam kasus ini.
Kenapa Kelamin Saya Gatal?
Ada baiknya diperhatikan juga apakah selama mengalami rasa gatal, istri anda menggunakan bahan kimia tertentu yang baru saja digunakan misalnya untuk kepentingan membasuh vagina. jika ada dan memang waktunya berhubungan dengan penggunaan bahan kimia dengan kejadian gatal, maka bisa diduga bahan kimia itu menimbulkan iritasi pada kedua pihak. Jadi, penggunaannya tentu saja harus dihentikan dan silakan berkonsultasi dengan dokter untuk langkah selanjutnya.

Perlu diperhatikan juga, apakah selama mengalami rasa gatal, istri mengalami kepufihan yang tidak seperti biasanya. Jika ada, bisa jadi penyebabnya adalah keputihan yang tidak normal atau patologis ini sebagai penyebabnya. Penyebab dari keputihan yang patologis ini bisa berupa parasit, bakteri, dan iamur yang dapat ditulari juga ke suaminya. Pada pihak perempuan, rasa gatal akan dikeluhkan, apalagi jika penyebabnya adalah jamur. Sementara jika penularan terjadi ke pihak pasangan, pada laki-laki akan mengalami keradangan, yang salah satunya bisa dilihat merah meradang di ujung penis juga, yang sering juga disertai dengan rasa gatal.

Tetapi terlepas dari kemungkinan itu, untuk membuat keluhan dan penyakit menjadi jelas dan mendapatkan pengobatan yang tuntas, yang perlu dilakukan adalah memastikan penyebabnya yang pasti, dengan melakukan konsultasi dan pemeriksaan ke dokten agar jika ternyata ada infeksi, segera bisa disembuhkan dan bukan malah menjadi masalah di kemudian hari.

Sumber : masih cari, entah copas dari surat kabar mana tadi...

Sekilas Tentang Fungsi Tombol Follow di Facebook

Sekilas Tentang Fungsi Tombol Follow di Facebook. Benar-benar sialan Real Madrid itu. Kenapa semalam harus bertekuk lutut di kaki Athletic Bilbao? Hebatnya, gol tunggal yang berhasil menumbangkan salah satu raksasa sepak bola Spanyol tersebut dilesakkan oleh pemain bernilai Rp. 35 Miliar, Aritz Aduriz. Meskipun saya tidak menonton tapi kaget plus sedih juga begitu buka situs Live Score yang selama ini saya andalkan untuk memantau semua hasil pertandingan sepakbola. Kalau begini terus (kecewa), bisa-bisa saya tidak lagi mem-Follow facebooknya mereka. Untuk apa? Untuk melihat kekalahankah?
Fungsi Tombol Follow di Facebook
Sudahlah. Biarkan segala aspek kehidupan muncrat sebagaimana mestinya. Kalah dan menang adalah hal yang lumrah dalam kehidupan tinggal bagaimana kita manusia yang berakhlak ini menyikapinya. Okey, lanjut ke tujuan awal artikel ini: Sekilas Tentang Fungsi Tombol Follow di Facebook. Saya yakin sahabat-sahabat blogger semua pasti sudah familiar dengan tombol ini. Bagi saya, tombol ini memiliki peran yang cukpu besar dalam mengatur apa saja yang pantas muncul dan pantas dibumihanguskan dari beranda facebook.

Kenapa tombol Follow di Facebook memiliki peran yang begitu besar? Hmmm.. bagi yang jarang buka facebook mungkin tombol ini biasa-biasa saja. Namun sebaliknya bagi orang yang sering menggerayangi facebook, tombol ini ternyata cukup ampuh dalam mengontrol apa saja yang ingin kita temui di beranda facebook.

Follow yang jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia berarti mengikuti. dari sini seharusnya kita sudah paham tujuannya. Tapi anehnya, banyak yang tidak menyadarinya dan hampir semua teman-temannya di follow alias diikuti. Sebenarnya tidak salah. Tergantung dari pribadi masing-masing. Namun bagi saya sebaliknya. Apa saja baik itu status facebook, berbagi link berita, gambar-gambar atau apalah, selama tidak menyinggung perasaan, SARA, menyerang individu tertentu secara frontal, memaki-maki pemerintah terutama pemimpin negeri ini yang mana jabatan tersebut masuk kategori Lambang Negara, Fitnah, link-link Jebakan Saipulman, pornografi akut, status mantan (istri, pacar dan atau gebetan) dan lain sebagainya tidak akan saya ijinkan mampir di beranda saya.

Semua itu benar-benar mengganggu pikiran dan emosi jika hal-hal demikian nangkring di beranda. Jadi jangan heran jika aktifitas saya di facebook sehari-hari hanya dengan beberapa arwah yang itu-itu saja. Karena apa? Yah karena hanya akun-akun merekalah yang saya follow (ikuti). Atau ada yang mau ikut? Saya mau ke Medan ini.
Sekilas Tentang Fungsi Tombol Follow di Facebook
Bagaimana, sudah paham maksud dan inti dari tulisan ini? Kalau belum, saya bisa bantu memasukkannya ke dalam alam bawah sadar anda. Ajadi, dari penjelasan atau lebih tepatnya curhatan saya di atas, fungsi tombol follow facebook adalah agar kita mengikuti orang tersebut. Apapun aktifitasnya (kecuali chating), baik itu menyukai sesuatu, berbagi sesuatu, mengomentari sesuatu pasti selalu muncul di beranda. Bahkan kadang saya geram lantaran informasi-informasi berkualitas yang lalu lalang nyungsep karena dihalau (ditutupi) oleh status-status dan link-link yang tidak jelas.

Sudah akh....

Kata Istri Saya Soal Pidana Mati Narkoba

Masih tentang Jokowi, sepak terjangnya, keputusan-keputusannya (yang tidak bisa menyenangkan semua orang) dan tekadnya dalam membasmi penyalahgunaan Narkoba di tanah air yang menurut informasi sudah sangat memprihatinkan. Saya tidak akan panjang lebar membahas dampak yang akan ditimbulkan dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang baik bagi individu maupun bagi sebuah bangsa. Saya yakin semua sudah paham tapi kalau memang ada yang belum paham, silahkan oprek-oprek Mbah Google.

Kosentrasi saya kali ini hanya membahas seputar pendapat istri saya soal pidana mati narkoba yang mana erat hubungannya dengan hingar bingar berita akhir-akhir ini. Berita itu tidak lain adalah tentang duo Bali Nine,  Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, anggota sindikat narkoba lintas negara yang proses pelaksanaan hukumannya ternyata mengganggu hubungan diplomatik antara Indonesia dan Australia.
Kata Istri Saya Soal Pidana Mati Narkoba
Hubungan diplomatik terganggu lantaran permohonan grasi ditolak mentah-mentah oleh Presiden Jokowi. Berawal dari sinilah seruan untuk memboikot Bali muncul di twitter oleh pengguna dari negara Australia. Mereka rata-rata mengecam pelaksanaan hukuman mati yang kita gunakan. Bahkan Perdana Menteri Australia Tony Abbot sampai mengungkit bantuan kemanusiaan Australia untuk Indonesia pasca tsunai Aceh 2004 silam, yang oleh banyak pihak tidak masuk akal. Kalau dipaksakan untuk masuk di akal, maka bantuan di atas bukanlah Bantuan Kemanusiaan. Pernyataan Tony Abbot ini dirasa menghina Bangsa Indonesia. Bahkan sebagian mahasiswa dari Aceh berinisiatif mengumpulkan koin guna membayar Bantuan Kemanusian Australia tersebut.

Hingar bingar hubungan diplomatik Indonesia-Australia soal eksekusi mati pengedar narkoba ini pun jadi bahan obrolan ibu-ibu dan bapak rumah tangga. Seorang ibu bahkan memuji dan mendukung Presiden Jokowi habis-habisan terkait tekadnya memberantas narkoba ini. Simak kisah berikut ini.

“ltu baru keputusan sorang pemimpin yang mencintai keselamatan rakyatnya,” kata Bu Amat memuji, “Narkoba itu bom atom. Bedanya, meledaknya tidak terdengar, akibatnya tidak seketika terjadi, dampaknya tidak menghancurkan bangunan tetapi meluluhkan mental. Jadi Iebih berbahaya, karena itu hukumannya harus tegas dan berat! Hukuman mati sudah tepat sekali untuk memberikan efek jera!", lanjutnya.

Bu Alit terkejut mendengar pendapat Bu Amat. Lalu ia berbisik di telinga suaminya:
“Pak, Bu Amat kok tiba-tiba berubah jadi kejam? Kenapa sekarang dia mendukung hukuman mati? Apa gara-gara presiden pilihannya menolak memberikan grasi pada terpidana mati kasus narkoba? Bu Amat kan orangnya Iembut? Coba tanyakan pada Pak Amat, Pak!”

Pak Alit belum sempat bertanya, Amat sudah mengajak Pak Alit, menolak hukuman mati.
“Pak Alit, kita ini kan ciptaan Yang Maha Kuasa di atas itu. Hidup mati kita terletak di tangan-Nya. Manusia tidak berhak membunuh manusia Iain atas nama hukum. Itu hak mutlak Yang Maha Kuasa! Saya heran, kenapa masih ada pidana mati di dunia beradab, Bukan saja di negeri kita ini, tapi juga di seluruh dunia! Hukuman mati harus ditentangi”

Pak Alit bingung.
“Kalau begitu Pak Amat bertentangan pendapat dong dengan Bu?” Amat terkejut.

“Masak?”

Ya! Kata istri saya, Bu Amat setuju hukuman mati, untuk membuat orang takutmain narkoba. Barangkali karena ibu mendengar, dua orang keponakan salah seorang warga kita, baru saja meninggal akibat over dosis! Guru anak saya yang agamanya kuat, baru-baru ini ditangkap sebab pengguna narkoba. Ada mobil menabrak mati 9 orang setelah pesta sabu-sabu, anak-anak sekoiah muiai digerayangi narkoba Iewat permen. Kita sudah tersohor sebagai negara distributor narkoba. Ada kampus bahkan Iapas jadi pabrik narkoba. juga ..... ”

Amat tertegun, lalu memotong “Itulah Pak Alit, kalau hukuman penjahatnarkoba ringan, orang jadiberani bisnis narkoba! Dari penjara saia mereka masih pengelola bisnis yang nilainya triliunan itu! jadi harus diberi ancaman tegas, pidana mati" (Cerita disadur ulang dari koran, cerita ini karya Putu Wijaya)

"Ya sudah... dengan berakhirnya cerita di atas, berakhir sudah artikel Kata Istri Saya Soal Pidana Mati Narkoba ini."

"Lha Bang Ancis sudah punya istri?? Yang mana istrinya?"

"Itu... di dalam cerita...."

Apakah "Kecurangan" Jokowi Bakal Diungkap?

Apakah "Kecurangan" Jokowi Bakal Diungkap? Saya sempat kaget mendengar, tepatnya membaca beberapa tulisan di internet beberapa jam yang lalu. Bagaimana tidak kaget, di situ dijelaskan bahwa jika calon tunggal kapolri yang ternyata bikin heboh se-Indonesia akhir-akhir ini bakal membongkar Kecurangan Jokowi dalam pemilu kemarin jika Presiden Terpilih ini tidak juga melantiknya menjadi Kapolri.
Apakah "Kecurangan" Jokowi Bakal Diungkap?
Memang kabar ini baru sekedar isu. Prosentase kebenarannya belum 100%, karena menurut saya pribadi isu ini muncul karena pengaruh gaya perpolitikan akhir-akhir ini yang saling lapor melapor. Sungguh aneh bila kita perhatikan dengan jeli. Ketika Bapak Budi Gunawan berhasil diajukan sebagai calon tunggal ke DPR, KPK langsung berteriak kalau calon tersebut bermasalah. Bahkan sang calon Kapolri langsung dijadikan tersangka oleh KPK. Kekisruhan pun terjadi. Aksi saling lapor dan saling tangkap pun terjadi. Barangkali semua ini hanya karena satu alasan, Dendam? Tidak Puas? Sakit Hati? Apalagi isu terbaru yang juga sedang hangat beredar kalau Presiden Jokowi bakal tidak melantik calon tunggal kapolri yang sudah disetujui DPR tersebut melainkan mengajukan nama-nama baru.

Nah, lantaran munculnya drama saling lapor, saling tangkap dan saling tuding inilah menurut saya menjadi alasan "Kecurangan Jokowi" bakal terungkap ke publik. Oleh siapa? Siapa lagi kalau bukan orang yang nasibnya masih digantung sampai detik ini? Yah, calon Kapolri itu, siapa lagi? Karena menurut beberapa celotehan, Bapak Budi Gunawanlah pemegang Kartu AS seorang Jokowi terkait penyelenggaran pemili kemarin. Entahlah. Sekali lagi ini masih sekedar isu. Belum ada kebenarannya. Tapi siapa tahu, jika benar nanti tidak dilantik jadi Kapolri, beliau, Bapak Budi Gunawan meluapkan kekecewaannya dengan membongkar Kecurangan Jokowi?

Mari kita tunggu dan saksikan. Sebagai rakyat, yang bisa kita lakukan hanya menyaksikan dan beropini. Jangan terlalu dalam dibawa ke hati. Bisa sakit.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Powered by Blogger
Copyright © 2008 Bang Ancis