TARI PENDET : Benarkah Sudah Diklaim Oleh Malaysia??


Hai sobat semua, masih ingat dengan Reog Ponorogo, Lagu Rasa Sayange, Angklung de el el yang beberapa waktu kemaren di klaim sebagai Budaya Asli salah satu negara tetangga? Hmmmm sekarang kayaknya kejadian itu kini terulang lagi Bro/Sis, kali ini Tari Pendet dari Bali yang sedang jadi berita hangatnya. Menurut aku sich belum pasti sudah diklaim apa belum namun dengan melihat beberapa tayangan beberapa stasiun televisi swasta barusan, geram juga sebenarnya. Untuk lebih lengkapnya Bro/Sis lanjutin aja bacanya ya…….


Puluhan seniman Bali memprotes tindakan Malaysia yang terkesan mengklaim tari Pendet Bali atau tari selamat datang yang digunakan untuk iklan oleh negeri jiran itu. Protes dipimpin Gurubesar Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar Prof Wayan Dibia, MA dan disampikan kepada Ida Ayu Agung Mas, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) di Taman Budaya Denpasar, Sabtu(22/08).

Tari Pendet yang dibawakan wanita berbusana adat Bali ditayangkan berkali-kali dalam iklan Visit Malaysia Year, padahal sesungguhnya jenis tarian tersebut merupakan warisan budaya Bali secara turun temurun.

"Berdasarkan pengamatan kami, penari Pendet dalam iklan tersebut merupakan alumnus ISI Denpasar yang bernama Lusia dan Wiwik. Pengambilan gambar tersebut dilakukan oleh Bali Record sekitar dua hingga tiga tahun lalu," ujar Prof Dibia.

Untuk itu, kepada pemerintah ia menyerukan protesnya agar dapat mempertahankan produk kesenian yang ada untuk kembali didata dan didaftarkan sehingga tidak mudah diklaim oleh negara lain.

"Tari Pendet merupakan bagian dari warisan budaya kita, yang mana dalam tarian tersebut menampilkan nilai-nilai seni dan simbol-simbol budaya yang hanya dimiliki oleh tradisi budaya Hindu-Bali," sambung Dibia. Sementara anggota DPD RI asal Bali Ida Ayu Agung Mas merasa sangat prihatin atas klaim yang dilakukan Malaysia terhadap tari Pendet yang sejatinya merupakan bagian dari warisan budaya adiluhung Bangsa Indonesia.

"Sebagai wakil rakyat, kami akan sangat mendukung bentuk protes ini dan secepatnya akan menyampaikan kepada pemerintah Malaysia," kata Agung Mas.
Ia juga mengatakan bahwa pemerintah punya peran penting untuk mendata dan mendaftarkan kembali budaya-budaya yang terpencar, sehingga nantinya tidak akan mudah diklaim negara lain.

Menurutnya, hal tersebut harus ditindaklanjuti dengan serius mengingat Malaysia telah beberapa kali melakukan klaim terhadap budaya Indonesia.
Bagaimana tanggapan Bro/Sis semua? Kemanakah Rasa Nasionalisme kita? Cuekkah kita? Atau kita semuanya hanya duduk berpangku tangan??? SALAM MERDEKA…….!!!!!!

Sumber : Era Baru News
Bang Ancis
Saya hanyalah seorang blogger iseng. Kenapa? Karena keisenganlah maka saya menjadi seorang blogger. Mampir ya di blog saya www.bangancis.web.id

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter