Jadwal Vaksinasi Covid-19 Sudah Ada, Rakyat Masih Ragu

Follow us on Google News
Vaksin Corona

Jadwal Vaksinasi Covid-19 Sudah Ada, Rakyat Masih Ragu - Saya sepertinya tidak bosan-bosan membahas virus sialan yang satu ini, Covid-19. Saya tidak ingin membahas hal-hal yang sudah biasa kita dengar selama ini. Misalnya seputar Lockdown dan New Normal serta segala jenis anak cucunya saya rasa tidak penting untuk dibahas berulang-ulang. Semua sudah dewasa jadi pasti paham.

Yang mau saya soroti adalah kesiapan kita warga Indonesia untuk mengikuti vaksinasi corona. Apakah kita sudah benar-benar siap untuk divaksin atau masih terombang ambing karena terpengaruh dengan berita-berita yang mungkin benar tapi mungkin juga salah di luaran sana? Apakah selama ini kita sudah benar-benar disiplin sehingga meragukan khasiat vaksin corona bahkan sampai menolak untuk divaksin?

Ada Enam Vaksin Resmi Yang Dipakai Indonesia

Menurut informasi yang saya baca di beberapa situs berita online, saat ini ketersediaan Vaksin Covid-19 untuk Indonesia sudah mencukupi. Hanya tinggal menunggu perintah dari lembaga terkait agar vaksinasi bisa dilaksanakan. Kementerian Kesehatan sudah menetapkan 6 vaksin yang bakal dipakai dalam vaksinasi covid-19 nantinya.

Keenam vaksin resmi tersebut adalah Vaksin Bio Farma, Vaksin Moderna, Vaksin Pfizer-BioNTech, Vaksin Sinopharm, Vaksin Oxford-AstraZeneca, Vaksin dan Vaksin Sinovac. Di provinsi saya, NTT, sepertinya sudah sejak minggu lalu vaksin corona mendarat di ibukota provinsi, Kupang.

Meski vaksin covid-19 sudah tersedia dan bahkan dalam beberapa hari ke depan vaksinasi mulai dilakukandi seluruh negeri, ada 1 hal yang menjadi ganjalan atau bisa dibilang hambatan dalam proses vaksinasi. Apakah masyarakat Indonesia sudah siap tubuhnya disuntik vaksin? Kenyataannya, bebrapa orang malah dengan terang-terangan menyatakan tidak percaya pada vaksin lalu menolak untuk divaksin. Alasannya bermacam-macam. Tapi umumnya mereka terpengaruh oleh opini-opini liar di media sosial.

Isu Sesat Seputar Efek Vaksin Covid-19

Keraguan masyarakat untuk menerima vaksin ini bukan hanya terjadi di Indonesia saja. Masyarakat Amerika apalagi. Hampir seluruh umat di dunia saat ini galau memutuskan untuk ikut vaksinasi atau tidak. Isu menakutkan yang disebar adalah vaksin bisa menyebabkan kerusakan DNA.

Menurut tulisan Pak Dahlan Iskandar lain lagi isunya. Banyak orang dibuat percaya kalau virus ini diciptakan kelompok Anti-Kristus. Virus sengaja diciptakan lalu pelan namun pasti obat penawar atau vaksinnya ikut diciptakan.

Kalau mau selamat, orang-orang sedunia mesti menjalani vaksinasi. Proses vaksinasi ini diyakini sebagai jalan untuk memasukkan Chip ke dalam tubuh. Chip tersebut dipercaya bisa dipakai untuk mengendalikan semua manusia dunia untuk tidak percaya lagi pada Yesus Kristus. Akh ini isu basi. Sejak saya belajar merangkak, stensilan-stensilan berisi propaganda ini sudah beredar. Itu tidak benar.

Apakah Vaksin Covid-19 Halal dan Sesuai Syariat Islam?

Kalau di atas isu sesat berasal dari kalangan Kristen, kalau kalangan umat Muslim lain lagi ceritanya. Rata-rata umat muslim biasanya menanyakan halal dan tidaknya sebuah produk. Apakah vaksin Covid-19 halal dan sudah sesuai syariat Islam? Yah patut ditanyakan karena ada isu yang menyatakan kalau vaksin-vaksin ini mengandung beberapa unsur dari babi, hewan yang diharamkan untuk dimakan dalam ajaran islam. Terkait hal ini Wakil Presiden Kiai Ma’aruf Amin sendiri sudah menjelaskannya bulan Desember 2019 kemarin.

Menurut beliau, vaksin-vaksin ini sudah melalui beberapa tahap uji klinis dan dipastikan bebas dari unsur babi. Soal Syariat Islam, Kiai Ma’aruf juga mengatakan kalau sudah sesuai. Proses vaksinasi ini sesuai dengan apa yang disyariatkan dalam ajaran Islam yakni maqashid asy-syariah yang memuat lima hal; menjaga agama, menjaga jiwa, menjaga harta, menjaga keturunan dan menjaga akal, begitu informasi yang saya serap dari viva.co.id. Jadi, saya rasa tidak perlulah kita meragukan vaksin covid-19 ini. Kita belum benar-benar disiplin, sementara kita juga mau hidup bebas seperti sebelum pandemi ini, bukan? Ya mari kita singkirkan Virus Corona.

Jadwal Vaksinasi Covid-19 di Indonesia

Jadwal vaksinasi atau pemberian vaksin covid-19 untuk masyarakat Indonesia sudah resmi dibuat. Untuk teman-teman yang masih ada keraguannya –termasuk saya -  bisa segera mempersiapkan hati, jiwa dan raga agar bisa berubah pikiran demia kesehatan kita bersama. Berikut Jadwal Vaksinasi Covid-19 di Indonesia yang saya kutip dari detik.com.

1. Vaksinasi Periode 1 Bulan Januari-April 2021

Sasaran vaksinasi COVID-19 tahap 1 adalah tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang serta mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes).

2. Vaksinasi Periode 2 Bulan Januari-April 2021

Sasaran vaksinasi COVID-19 tahap 2 adalah petugas pelayanan publik, yaitu TNI/Polri, aparat hukum, dan petugas pelayanan publik lainnya yang meliputi petugas di bandara, pelabuhan, stasiun, terminal, perbankan, perusahaan listrik negara, dan perusahaan daerah air minum, serta petugas lain yang terlibat secara langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat serta kelompok usia lanjut (di atas 60 tahun).

3. Vaksinasi Periode 3 Bulan April 2021-Maret 2022

Sasaran vaksinasi COVID-19 tahap 3 adalah masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi.

4. Vaksinasi Periode 4 Bulan April 2021-Maret 2022

Sasaran vaksinasi tahap 4 adalah masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya dengan pendekatan klaster sesuai dengan ketersediaan vaksin.

Sekedar info, vaksinasi COVID-19 pertama bakal dilakukan pada tanggal 13 Januari 2021. Menurut berita yang beredar, Presiden Joko Widodo beserta pembantu-pembantunya yakni para menteri dikabarkan akan menerima suntikan vaksin COVID-19 pertama kali.

LihatTutupKomentar

5 Komentar

  • Dewi Elsawati 8.1.21
    Saya kira Sinopharm dengan Sinovac itu sama aja.
  • Agus Warteg 13.1.21
    Oh lama juga ya buat masyarakat, dari April 2021-maret 2022, cuma aku kalo disuruh vaksin juga masih ragu bang. Bukan ragu halal haramnya tapi efektif tidak ya, soalnya katanya virus Corona yang baru tidak mempan vaksin yang ada sekarang
    • Bang Ancis 13.1.21 ✖
      Waduh.. bagaimana sudah ya.. Logikanya benar. Vaksin yang skrg kan buat virus tipe yg heboh kemarin.. Sementara skrg ada tipe baru coronanya..

      Hanya itu.. katanya WHO menghimbau agar tidak ada unsur pemaksaan dalam vaksinisasi..
  • Mia Yunita 17.1.21
    Kalo aku sih siap aja, tapi efeknya nih yang belum ngeh apakah demam, pegel-pegel atau lebih dari itu?
Cancel