BANG ANCIS - Jakarta kembali berduka. Hujan deras mengguyur ibu kota sejak kemarin malam. Akibatnya, sejumlah wilayah terendam banjir. Ketinggian air bervariasi, mulai dari semata kaki hingga dada orang dewasa. Warga panik, bersiap mengungsi.
Penyebab Banjir Jakarta
Drainase Tersumbat
Jakarta menghadapi masalah klasik: drainase yang buruk. Saluran air sering kali tersumbat sampah. Warga membuang sampah sembarangan. Akibatnya, air hujan tidak bisa mengalir lancar. Genangan pun tak terhindarkan.| Gambar dari Pixabay |
Curah Hujan Tinggi
Intensitas hujan kali ini memang luar biasa. BMKG mencatat curah hujan mencapai ratusan milimeter dalam waktu singkat. Sistem drainase yang ada, sebagus apapun, pasti kewalahan menghadapi debit air sebesar itu. Ini bukan hanya masalah Jakarta, tapi fenomena alam.Dampak Banjir
Kerugian Ekonomi
Banjir melumpuhkan aktivitas warga. Banyak warga terpaksa mengungsi. Aktivitas ekonomi terhenti. Kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Keluhan warga terdengar di mana-mana.Gangguan Transportasi
Jalan-jalan utama tergenang air. Kendaraan roda dua maupun roda empat banyak yang mogok. Kemacetan parah terjadi di mana-mana. Warga kesulitan beraktivitas, termasuk mencari nafkah. Ini menyulitkan mobilitas harian.Solusi Banjir Jakarta
Normalisasi Sungai
Pemerintah perlu serius melakukan normalisasi sungai. Penggusuran bangunan liar di bantaran sungai harus dilakukan. Sungai-sungai yang menyempit perlu diperlebar. Ini penting agar air bisa mengalir lebih lancar ke laut.Pengelolaan Sampah Terpadu
Edukasi masyarakat tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya harus digalakkan. Sistem pengelolaan sampah yang baik perlu diterapkan. Teknologi modern bisa dimanfaatkan untuk mengolah sampah. Ini mencegah tersumbatnya saluran air.#Banjir #Jakarta #BencanaAlam

