Hoax Bantuan Sosial Finansial BPJS 3Jutaan

Follow us on Google News

Hoax Bantuan Sosial Finansial BPJS 3Jutaan

Beberapa hari ini aktifitas online saya sedikit terganggu. Bukan karena positif corona, tetapi karena ada sedikit kesibukan lain. Masih di dunia online juga, hanya beda beberapa gang dengan yang saya jalani selama ini: ngeblog.

Adalah seorang teman lama yang tiba-tiba menghubungi saya. Bukan mengabarkan Bantuan Sosial Finansial, tapi meminta bantuan. Beliau sudah lama memilki sebuah Commmanditaire Vennootschaap yang biasa disebut dengan Perseroan Komanditer atau kita biasa menyebutnya sebagai CV.

Untuk keperluan administrasi, CV milik teman saya ini diharuskan untuk memiliki email atas nama perusahaan. Setelah berdiskusi, kami sepakat untuk membeli domain lalu membuat email atas nama CV teman saya tadi.

Bantuan Sosial Finansial BPJS 3,5 Jutaan

Domainnya kami beli di rumahweb, karena maunya gratisan, akhirnya hosting saja di blogger. Sementara email perusahaan, saya menggunakan layanan Zoho Email yang versi gratis. Selama sibuk dengan nameserver, domain dan tetekbengeknya tersebut, ada sebuah informasi terkait Bantuan Langsung Tunai yang saya baca namun menimbulkan kecurigaan.

Pekerja Tahun 2020 dan 2021 Dapat Bansos 3,5 Jutaan

Entah sudah berapa banyak tulisan-tulisan klarifikasi yang khusus dibuat untuk mencerahkan mereka yang tenggelam dalam asa akan bansos. Berbagai klarifikasi yang ada ternyata tidak mampu menyadarkan mereka.

Pesan-pesan berantai yang viral di grup-grup chat seperti WhatsApp dan kawan-kawan selalu dan senantiasa memakan korban. Termasuk Bantuan Sosial Finansial 3,5 jutaan rupiah yang sedang naik daun dalam satu dua hari ini.

Awalnya saya tertarik dengar selentingan dari teman-teman. Kata mereka, ada info terbaru yang mengatakan kalau para pekerja yang sudah bekerja antara tahun 2000 dan 2021 bakal mendapatkan Bantuan Sosial Finansial sebesar Rp. 3.550.000. Sebagai manusia waras dan butuh duit saya terkedjoet meski kemudian berubah menjadi tertarik.

Cara Dapatkan Bantuan Sosial Finansial BPJS 3,5 Jutaan

Begini bunyi dari pesan berantai tersebut: "Mereka yang bekerja antara tahun 2000 dan 2021 berhak menerima bantuan sosial finansial sebesar *Rp 3.550.000*. Periksa apakah nama Anda ada di daftar untuk menarik manfaat. *Daftar lengkap* https://whatsprem.club/bank-id"

Setelah memperhatikan dengan cermat, insting saya mengatakan kalau ini berita bohong alias hoax. Dari isi pesannya saja tidak meyakinkan. Bantuan ini diberikan oleh siapa juga tidak disebutkan. Kita malah disuguhkan link pendaftaran yang lagi-lagi alamat webnya tidak meyakinkan juga. Bantuan Sosial Finansial ini diberikan oleh pemerintah, yayasan atau perorangan? Tidak jelas!

Bantuan Sosial Finansial BPJS 3,5 Jutaan Adalah Hoax

Pandemi memang membuat orang-orang jadi mabok. Demi sesuap nasi, mereka rela menggoblokan sesama. Website atau blog jebakan dibuat untuk mendapatkan informasi dari netizen yang kepo. Karena itu jangan heran. Selama banyak yang kepo dengan informasi berlabel bantuan sosial, pencurian dan penyalagunaan data pribadi akan semakin banyak.

Karena itu, pesan berantai Bantuan Sosial Finansial BPJS 3,5 Jutaan yang beredar di berbagai aplikasi chatting itu jelas-jelas Hoax.

Kalau ada waktu, mampirlah ke tulisan saya Yang Kepo Kuota Gratis 100GB di WhatsApp Masuk Sini!. Mungkin ada sedikit pencerahan di sana.

Update Beberapa Penipuan Yang Viral di WhatsApp

1. Subsidi Pulsa 200rb Kuota 7GB Kemendikbud

Isi pesan berantai dan viral di WhatsApp ini sebagai berikut:"Subsidi Pulsa 200rb Kuota 75GB Kemendikbud. Berlaku selama 15 Februari 2021". Setelah ditelusuri, link kuotasekolah.online/?v=7GigaBytes dan url Kuota Belajar kuotabelajar.biz/?v=75Giga tidak bisa diakses karena sudah diblokir. Artinya informasi ini juga palsu.

2. Yok Daftar Kuota Sosmed 95GB Dari Kominfo

Informasi terbaru yang barangkali sedang viral saat ini 10 April 2020 adalah Kuota Sosmed dari Kominfo. Meski belum sepenuhnya saya menjajal link https://datakominfo.shop/index.php?app=kominfo&data1ID=165 tapi saya bisa pastikan kalau informasi ini Hoax.

Lihat saja ekstension domainnya. Sejak kapan website resmi pemerintah menggunakan domain Dot Shop?

LihatTutupKomentar

22 Komentar

  • Himawan Sant 29.1.21
    Syukurlah efek terkedjoet anda tidak berujung tertipu hoax ..., hahaha ..

    Setelah ini ini kukepoin link pulsa gratis whatsapps diatas, aaaakh ..Moga saja juga bukan berita hoaks 😄
  • Gustyanita Pratiwi 29.1.21
    btw aku baru tau singkatan cv loh hohoho


    ya memang di era sekarang harus benar benar jeli menerima pesan dari berbagai media termasuknya wa, karena rawan kabar burung
  • Jaey Zone 29.1.21
    Betul kalau tidak jelas asal usulnya kemungkinan besar itu hoax.

    Btw saya juga baru tau singkatan CV, hihi.. Perseroan Komanditer. Kalau PT, kalau tidak salah Perseroan Terbatas, yaya..
  • Martin Karakabu 30.1.21
    Tulisan ini mengajarkan kita untuk baca topik yang sama di beberapa website, jangan telan mentah - mentah informasi yang dibaca.

    Konfirmasi kebenaran di website resmi sangat penting.

    Terima kasih ama, ada tersirat edukasi yang luar biasa.

    Oh ya, makin mantul saja ne web. "Recommended for you" di bagian samping, keren sekali ama. bagi jurus dulu ee
    • Bang Ancis 30.1.21 ✖
      Terima kasih ama responnya.. Memang msh banyak org yg kepo le..

      Soal Recomended itu saya pakai addthis punya script. Kalau ada waktu saya bahas...
  • NARDtheNERD 30.1.21
    wahh seronok ada bantuan di musim musim pandemik ni :)
  • celotehnur54 31.1.21
    Setelah membaca ulasan Bang Ancis ini saya mengerti bahwa isu begini adalah pintu masuk bagi orang yang tidak bertanggung jawab untuk mendapatkan data pribadi kita. Terima kasih telah berbagi. Selamat pagi.
  • ila - the ilagularity 31.1.21
    Kadang suka heran sama orang-orang yang asal share berita tapi nggak dikoreksi dulu kebenarannya. Beruntung banget sepertinya teman-teman Bang Ancis ya, karena radarnya sudah mendeteksi bahwa ini berita bohong, alhasil mereka nggak sempat tertipu hoax. Good job, Bang!
    • Bang Ancis 31.1.21 ✖
      Temen2 di sini juga pada kepo cuman mereka selalu bertanya dulu kebenarannya. Ya saya cek lalu beri penjelasan ke mereka...
  • Intan Sudibjo 31.1.21
    cara cara mencuri data pribadi ini memang meresahkan, banyak sekali bentuknya salah satunya seperti ini dan juga ada yang berbentuk kuota gratis besar
  • Satria Mwb 31.1.21
    Betul itu bang emang 100% Hooaaxxsss..

    Dikota Jakarta Bpjs saja lagi empot2tan siapa juga yang mau bagi2:duiit..🤣🤣🤣
  • Obat Sakit 2011 31.1.21
    jujur ya gan
    entahlah
    mending nyari duit sendiri saja ketimbang meminta bantuan pemerintah
    berkali2 ditolak ajuan saya padahal tergolong sederhana
    sementara pensiunan yang tiap bulan dapat gaji malah dapat
    Adil tidak ya begitu itu...
    • Bang Ancis 31.1.21 ✖
      Wah salut masih berjuang.. Saya juga tdk dapet apa2 makanya kadang suka emosi liat teman2 pada cairan...
  • Dodo Nugraha 3.2.21
    Info info seperti ini bener bener meresahkan, bang. Terutama di WA. Banyak yg ga faham, asal klik aja link2 tsb. PAdahal bisa fatal hahaa
    Selain BPJS, yg lain jg sering, misalnya kupon KFC atau Indomaret, Pra kerja jg
Cancel