BANG ANCIS - Pasar saham Indonesia kembali mencetak sejarah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus rekor tertinggi sepanjang masa pada Senin, 5 Januari 2026. Penguatan solid sebesar 1,27% membawa IHSG mencapai level 8.859,19. Ini menandakan momentum positif yang terus berlanjut sejak April 2025.
Momentum Penguatan Berlanjut
| Gambar dari Pixabay |
IHSG dibuka pada level 8.778,73 dan terus bergerak naik sepanjang perdagangan. Rekor baru ini menunjukkan kepercayaan investor yang tinggi terhadap pasar saham Indonesia. Penguatan ini terjadi di tengah berbagai dinamika pasar global.
Analisis Pergerakan Pasar
Pergerakan IHSG Hari Ini IHSG ditutup menguat 56,71 poin atau 0,65% ke level 8.804,84 pada akhir sesi I perdagangan Senin (5/1/2026). Meskipun ada sedikit fluktuasi, tren kenaikan secara keseluruhan tetap terjaga.
Sektor Unggulan Saham-saham dari sektor komoditas memimpin rally penguatan IHSG. Hal ini menarik mengingat adanya risiko global yang terus membayangi pasar. Sektor teknologi mengalami pelemahan 1,39%, diikuti sektor barang konsumen non-siklikal yang turun 0,21%.
Faktor Pendukung Penguatan
Sentimen Global Meskipun ada ketegangan global, seperti konflik AS-Venezuela, pasar keuangan menunjukkan ketahanan. Beberapa analis menilai konflik tersebut justru memberi sentimen positif pada sektor tertentu, seperti migas dan minyak.
Peran Aset Safe Haven Dalam situasi ketidakpastian global, investor cenderung mencari aset yang dianggap aman. Menariknya, harga Bitcoin (BTC) juga ikut melesat bersamaan dengan penguatan IHSG. Lonjakan ini mirip dengan yang terjadi saat konflik Iran-Israel, di mana investor memindahkan dana ke aset safe haven.
Prospek ke Depan
Potensi Lanjutan Penguatan Analis melihat adanya peluang bagi IHSG untuk terus menguji level yang lebih tinggi, bahkan hingga 8.900. Momentum penguatan yang terbentuk sejak April 2025 memberikan landasan kuat untuk optimisme.
Perdagangan Saham Total volume perdagangan saham hingga sesi I hari ini mencapai 40,55 miliar saham dengan nilai Rp 19,58 triliun. Data ini menunjukkan likuiditas pasar yang cukup baik.
#IndeksHargaSahamGabungan #IHSGNaik #PasarSahamIndonesia

