BANG ANCIS - Perhelatan akbar Piala Asia U-23 AFC 2026 akan segera dimulai. Grup B akan menyajikan partai pembuka yang menjanjikan duel sengit antara Jepang U-23 melawan Suriah U-23. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 7 Januari 2026, pukul 18.30 WIB, di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi. Bagi kedua tim, laga perdana ini sangat krusial untuk membangun momentum positif di turnamen bergengsi ini.
Analisis Kekuatan Tim
| Gambar dari Pixabay |
Tim Samurai Biru Muda
Jepang U-23, yang berstatus sebagai juara bertahan Piala Asia U-23 edisi 2024, dipastikan datang dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka berhasil melewati babak kualifikasi dengan gemilang, menyapu bersih kemenangan melawan Afghanistan, Myanmar, dan Kuwait. Performa ini menunjukkan kedalaman skuad dan konsistensi taktik yang mereka miliki. Tim asuhan pelatih Jepang ini juga telah melakukan uji coba penting melawan Yordania U-23 yang berakhir imbang 1-1, memberikan kesempatan untuk mengevaluasi skuad dan strategi sebelum laga sesungguhnya.Harapan Suriah
Di sisi lain, Suriah U-23 juga tidak bisa dianggap remeh. Mereka menunjukkan performa impresif di babak kualifikasi, meraih kemenangan atas Filipina U-23, Nepal U-23, dan Tajikistan U-23. Tim ini dikenal dengan permainan fisik yang kuat, kecepatan, dan agresivitas, terutama dalam memanfaatkan serangan balik dan situasi bola mati. Energi tinggi para pemainnya menjadi ancaman serius bagi lawan.Taktik dan Strategi
Adaptasi Jepang
Sebagai wakil Asia Timur, Jepang U-23 dituntut untuk cepat beradaptasi dengan gaya bermain tim Asia Barat yang cenderung mengandalkan kekuatan fisik, kecepatan, dan agresivitas. Laga pembuka melawan Suriah menjadi ujian pertama bagi kemampuan adaptasi mereka. Pelatih Jepang akan memanfaatkan pertandingan ini untuk meninjau skuad, menyesuaikan taktik, dan menguji performa pemain.Keunggulan Suriah
Suriah U-23 kemungkinan akan mengandalkan permainan agresif di sisi sayap, transisi cepat, dan serangan balik yang mematikan. Mereka akan berusaha memanfaatkan setiap peluang yang ada, termasuk dari situasi bola mati. Penguasaan bola mungkin bukan fokus utama mereka, melainkan efektivitas dalam penyelesaian akhir.#JepangU-23 #SuriahU-23 #PialaAsiaU-23

