Jangan-Jangan Kakek Buyutku Adalah...

Pada suatu malam, saya iseng pergi ke ruang bawah tanah yang selama ini tidak pernah dikunjungi oleh siapapun, termasuk oleh ayah saya. Sebenarnya ruang bawah tanah ini adalah ruang pribadi kakek buyutku. Sudah lama beliau meninggal. Sekitar sepuluh tahun yang lalu. Dan sejak meninggalnya beliau ketika itulah, ruang bawah tanah ini tidak pernah dirawat lagi, namun dibiarkan apa adanya. Barangkali hal ini disengaja oleh ayahku sebagai bentuk penghargaan sekaligus untuk mengenang jasa-jasa kakek buyutku tersebut selama masa hidupnya.
Oh ya, untuk memasuki ruang bawah tanah ini tidak semudah membalikan telapak tangan ataupun mengedipkan mata. Saya rela berbuat dosa, yakni mencuri gembok dari lemari pribadi ayah saya. Setelah kunci gembok berada di tangan, ditengah malam ketika seisi rumah sedang pulas, saya beranikan diri menuju ruang bawah tanah, bekas ruang pribadi kakek buyutku. Dengan bantuan sinar blitz camera handphone, saya mulai menjelajah ruang bawah tanah tersebut. Semua berdebu. Tikus-tikus terlihat menari ketakutan. Di sebuah lemari bambu saya menemukan beberapa pasang pakaian putih dan pernak perniknya yg juga berwarna putih, beberapa pil yg sepintas mirip tahi kambing, sebuah batu yang sangat licin dan mengkilap di bagian permukaaannya serta sebuah tusuk konde.
Banner Ucapan Galau dan Konyol Serta Puisi
Ketika sedang melihat-lihat dan memeriksa apapun yang ada di sana, saya menemukan sebuah benda aneh yang menyerupai sebuah senjata, Kapak Bermata Dua. Benda ini berkilauan ketika terkena lampu handphoneku. Anehnya, seluruh ruang bawah tanah tersebut seketika terang benderang akibat kilauan dari benda ini. Benda apakah ini? Ada tiga angka aneh yang menghiasi bagian pinggirnya. Depan belakang. Beratnya nyaris menyerupai berat 24 kg beras BLSM yang diterima ibu saya kemarin. Kenapa bisa berada di sini? Saya sama sekali tidak mengenal dan mengetahui benda atau senjata ini sebelumnya. Dengan rasa penasaran yang hebat saya lantas meninggalkan ruang bawah tanah. Kembali ke kamar. Dengan bantuan internet saya mencoba googling untuk mencari tahu benda tersebut. Saya memasukan beberapa keyword seperti "212", "Senjata 212", "Kapak", "Kapak Bermata Dua" dan "Kapak 212".

Ternyata ada banyak web/blog yang membahas senjata aneh ini. Dari sekian banyak web yang muncul di halaman pertama google, saya lantas memutuskan untuk mengunjungi web www.kangzusi.com. Setelah mengobok-obok website tersebut, saya menemukan beberapa file-file dan beberapa informasi yang menjurus kepada asal usul serta keberadaan senjata yang baru saja saya temukan di ruang bawah tanah milik kakek buyut saya di atas tadi. Saya lantas mendownload beberapa file yang menurut saya bisa membuka tabir senjata aneh tadi, membacanya sampai selesai.

Penampakan Benda Aneh Yang Saya Temukan :
Gambar Asli Kapak Maut Naga Geni 212
Masih dipengaruhi oleh rasa penasaran dan bingung, saya lantas duduk dan manggut-manggut di depan komputer. Ada beberapa pertanyaan aneh yang melintas di fikiran yang rencananya bakal saya tanyakan pada ayahku besok pagi; "Mengapa benda yang ternyata adalah sebuah Senjata Sakti Mandraguna bernama Kapak Maut Naga Geni 212 bisa berada di ruang bawah tanah keluargaku?? Kenapa harus berada di kamar pribadi kakek buyutku? Akh... jangan-jangan kakek buyutku adalah.....???

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel