Manfaat Competency Management System

Follow us on Google News

Manfaat Competency Management System dalam Perusahaan - Manajemen kompetensi mendukung integrasi perencanaan sumber daya manusia dengan perencanaan bisnis dengan memungkinkan organisasi untuk menilai kapasitas sumber daya manusia saat ini berdasarkan kompetensinya terhadap kapasitas yang dibutuhkan untuk mencapai visi, misi dan tujuan bisnis perusahaan. Competency management system adalah sebuah solusi bagi perusahaan demi mendukung manajemen kompetensi di era modern.

Apa itu Competency Management System?

Competency Management System

Sebelum pembahasan lebih jauh, mari kita memahami terlebih dahulu apa itu competency. Secara sederhana, competency adalah gabungan pengetahuan, kemampuan, dan keahlian individu atau organisasi. Dari sini bisa kita simpulkan kalau competency management merupakan proses mengidentifikasi, mengelola, dan mengembangkan kompetensi karyawan selaras dengan tujuan perusahaan.

Maka, competency management system adalah sebuah perangkat lunak yang mampu menyimpan dan memproses informasi mengenai kompetensi karyawan secara sistematis.Integrasi dan kemudahan yang ditawarkan Competency Management System mampu menghemat waktu HRD.

Apa Manfaat Competency Management System?

Competency management system funginya adalah membantu perusahaan untuk menambah keterampilan dan pengetahuan, serta perilaku yang menjadi kebutuhan dari karyawan yang nantinya memudahkan perusahaan menemukan potensi terbaik dari karyawan. Berikut ini adalah manfaat dari competency management system:

Pengoptimalan Karyawan

Sebelumnya pastikan terlebih dahulu semua karyawan memiliki keterampilan atau kompetensi yang mumpuni. Hal ini sangat penting karena inilah yang kita butuhkan butuhkan agar mereka melakukan semua pekerjaan yang baik. Sistem dapat melakukan penilaian terhadap kemampuan karyawan (gap skill).

Dengan demikian perusahaan bisa menemukan kelemahan apa yang muncul dan hal itu perlu diperbaiki guna meningkatkan kompetensi. Pada akhirnya pihak perusahaan bisa memberikan jenis-jenis pelatihan yang tepat sasaran.

Pengembangan Kepemimpinan

Menggunakan sistem dalam manajemen kompetensi seperti penilaian keterampilan dan analisis gap skill juga berguna untuk menyaring karyawan mana saja yang bisa dijadikan pemimpin baik untuk saat ini maupun di masa yang akan datang.

Cari dan persiapkan karyawan yang di suatu waktu di masa yang akan datang bisa menjadi pemimpin. Agar proses persiapan ini bisa berjalan, perusahaan dapat membuat merumuskan rencana pengembangan, memberi atau mengadakan pelatihan, memberi dukungan, dan pengalaman kepada karyawan yang berhasil disaring itu. Hal ini tentu mampu memperkuat kompetensi atau keterampilan kepemimpinan mereka.

Baca Juga: Jenis-jenis Gaya Kepemimpinan

Perencanaan Kontinuitas Bisnis

Perubahan dunia bisnis mengharuskan perusahaan mampu beradaptasi. Sistem manajemen kompetensi yang terbaru dan terupdate dapat memberikan gambaran singkat tentang bagaimana keterampilan karyawan saat ini, sehingga pihak perusahaan bisa cepat menganalisis kondisi dan mengembangkan kompetensi yang harus dimiliki perusahaan untuk bertahan.

Mengoptimalkan Manajemen Kompetensi

Ada kalanya perusahaan membuat keputusan keliru mengenai kompetensi karena tidak adanya data. Mereka mengandalkan firasat dan tebakan terbaik. Cara ini akan menjebak perusahaan. Mengelola kompetensi dengan sistem dapat membuat kerangka kerja dan laporan yang digunakan untuk membuat keputusan yang tepat tentang prioritas tenaga kerja, produktivitas, dan pengembangan.

Orang dengan kompetensi yang tepat akan berguna apabila karyawan ditempatkan pada posisi yang tepat. Begitu pula dengan memilih competency management system terbaik. LinovHR menyediakan system terbaik dalam competency management dengan berbagai macam fitur guna mendukung pengembangan kompetensi karyawan. Tunggu apalagi? Hubungi LinovHR sekarang juga!

LihatTutupKomentar

4 Komentar

  • Djangkaru Bumi 16.9.20
    Dulu sewaktu saya kerja
    Minder dan malu jika diajak kompetisi karyawan
    Ya Kahirnya gitu, jadi bawahan terus.
    Tidak punya skil maupun jiwa kepemimpinan yang diandalkan
    • Bang Ancis 16.9.20 ✖
      Nah itu.. sama kayak saya. Bukan minder dan malu sih, tapi lebih kepada mengalah. Biar mereka yang katanya 'lebih bisa' #Hajar duluan.. hahahaa
  • Kangg Mas Joe 16.9.20
    untuk saya yang baru lulus kuliah, tulisan semacam ini benar-benar bermanfaat mas. "Ooh, jadi gini toh dunia kerja"
    Btw, Thx atas sharingnya,
Cancel