5 Kesalahan Umum Dalam Menerapkan Strategi Digital Marketing

Follow us on Google News

Munculnya konsep strategi Digital Marketing memang sangat menggiurkan. Pasalnya, konsep tersebut menawarkan cara yang lebih efisien dan tentunya lebih hemat biaya jika dibandingkan dengan promosi secara konvensional.

Namun, dalam pelaksanaannya hal itu tidaklah semudah yang dibayangkan. Masih saja terdapat pebisnis yang kurang maksimal dalam memanfaatkan peluang market digital tersebut.

Hal itu dapat terjadi karena mereka melakukan beberapa kesalahan dalam menerapkan strategi marketing digital ini. Apa sajakah kesalahan tersebut? Untuk mengetahui jawabannya, Anda dapat simak pembahasannya di bawah ini.

Kesalahan dalam Menerapkan Pemasaran Digital

Kesalahan dalam Menerapkan Pemasaran Digital

1. Kurang Paham Kebutuhan Konsumen

Dalam menjalankan bisnisnya, pengusaha harus dapat memberikan jawaban terhadap konsumen. Namun, tidak sedikit pengusaha masih mengabaikan masalah tersebut.

Akibatnya, produk perusahaan tidak menjawab kebutuhan pasar. Oleh karena itu, sebelum mulai menyusun strategi pemasaran, pastikan terlebih dahulu Anda tahu tentang kebutuhan konsumen.

Untuk mengetahuinya, Anda cukup melihat tren apa yang sedang terjadi di masyarakat. Paling mudah, Anda bisa menggunakan bantuan dari Google Trends.

Masukkanlah nama produk dan Google Trends akan menampilkan trend terkait dengan produk tersebut.

2. Tidak Mengukur Kinerja Pemasaran

Pada saat menggunakan strategi marketing digital, pebisnis dapat melakukan promosi lebih mudah. Selain itu, pemasaran juga dapat lebih terukur.

Kesalahan yang biasa terjadi adalah para pebisnis mengabaikan hal tersebut. Padahal, hal penting dalam strategi pemasaran ini adalah pebisnis dapat melihat kinerja marketing dengan analisis angka.

Data-data digital seperti jumlah pengunjung, berapa jumlah klik iklan, ataupun berapa yang mengetahui produk Anda dapat diketahui dengan mudah.

Semua data tersebut bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk membuat strategi bisnis menjadi lebih matang lagi.

3. Website Kurang Profesional

Website merupakan wajah penting dalam bisnis digital. Bahkan bisa dikatakan bahwa web tersebut menjadi wajah kita di mata konsumen. Oleh karena itu, hindari untuk membuat web secara tidak serius.

Pastikan bahwa isi website sudah berisi konten lengkap dan dapat memuaskan kebutuhan pengunjung. Selain itu, gunakan juga tampilan desain yang user friendly agar pengunjung nyaman.

4. Iklan dan Landing Page Tidak Sinkron

Kesalahan dalam pembuatan iklan dan landing page dapat membuat kredibilitas bisnis Anda menurun. Hal itu jika dibiarkan tentu akan sangat fatal.

Agar hal seperti itu terjadi, lebih baik pastikan terlebih dahulu bahwa semua elemen landing page sudah tepat. Pastikan juga bahwa isi landing page sesuai dengan iklan yang terpasang.

5. Salah Target

Menentukan rencana serta strategi merupakan langkah penting dalam memulai bisnis. Terlebih lagi di zaman digital seperti sekarang.

Tren yang terjadi di masyarakat dapat berubah dengan mudah sehingga menyebabkan kebutuhan konsumen menjadi lebih beragam.

Kesalahannya adalah para pebisnis malah mengincar target konsumen terlalu luas yang malah membuatnya kesulitan dalam menentukan target.

Hal tersebut tentu justru malah membuat proses pemasaran digital menjadi lebih sulit. Proses analisis calon konsumen yang membutuhkan produk kita juga akan menjadi sulit.

Oleh karena itu, sebelum memperkenalkan produk ke calon konsumen secara umum, Anda terlebih dahulu tentukan rencana serta tujuan pemasarannya. Pilihlah strategi yang tepat sasaran, spesifik, dan memang dibutuhkan pasar.

Itulah tadi 5 kesalahan pebisnis dalam menggunakan strategi Digital Marketing. Agar usaha berjalan lancar dan terus berkembang, hindarilah melakukan beberapa hal di atas.

Selain itu, Anda juga dapat menggunakan bantuan dari perusahaan digital marketing Jakarta untuk membantu pengembangan bisnis. Salah satu jasa terpercaya yang dapat Anda pilih adalah dari stucel.com.

LihatTutupKomentar

1 Komentar

  • Agus Warteg 24.12.21
    Ternyata promosi lewat digital marketing juga tidak bisa asal-asalan ya bang ancis, kalo salah target konsumen produk malah jadi kurang laku. Harus riset dulu apa kemauan konsumen yang jadi sasaran produk
Cancel