BANG ANCIS - Sebuah ancaman kesehatan baru muncul di depan mata. Bukan virus, bukan bakteri, melainkan sebuah sindrom yang baru didefinisikan. Namanya sedikit panjang: Cardiovascular-Kidney-Metabolic syndrome, atau disingkat CKM syndrome. Sindrom ini bukan penyakit langka, justru sebaliknya.
Ini adalah kondisi yang sangat umum, bahkan mengancam hampir semua orang dewasa. Laporan terbaru menyebutkan hampir 90% orang dewasa di Amerika Serikat punya setidaknya satu faktor risiko CKM syndrome. Angka ini pasti membuat kita semua harus menoleh.

Ketika Tiga Sistem Tubuh Saling Mengunci
CKM syndrome adalah definisi baru, sebuah payung besar. Di bawah payung itu berkumpul tiga sistem tubuh yang saling terkait. Ada masalah jantung (Cardiovascular), masalah ginjal (Kidney), dan masalah metabolisme (Metabolic).
Ketiganya tidak bisa berdiri sendiri, mereka saling mempengaruhi. Jika satu sistem mulai bermasalah, sistem lain akan ikut terseret. Ini menciptakan lingkaran setan yang berbahaya bagi kesehatan.
Pikirkan seperti ini: Jantung yang sakit membuat ginjal bekerja lebih keras. Metabolisme yang kacau akibat kelebihan berat badan memperburuk keduanya. Akhirnya semua menjadi satu ancaman besar.
AHA dan Peringatan Keras
Asosiasi Jantung Amerika atau American Heart Association (AHA) yang mendefinisikan sindrom ini. Mereka mengeluarkan peringatan keras kepada publik. Kondisi ini harus segera disadari dan ditangani secara serius.
CKM syndrome bukan hanya sekadar kumpulan penyakit umum. Ini adalah satu kondisi tunggal yang menaikkan risiko secara eksponensial. Ketika faktor-faktor ini tumpang tindih, bahaya serangan jantung dan stroke jauh lebih besar.
Empat Pilar Risiko yang Harus Diwaspadai
Ada empat pilar utama yang menjadi penentu risiko CKM syndrome. Pilar pertama adalah penyakit jantung itu sendiri. Pilar kedua adalah masalah pada ginjal, utamanya penurunan fungsi.
Pilar ketiga adalah diabetes, atau kadar gula darah tinggi. Pilar keempat adalah obesitas, atau kelebihan berat badan yang signifikan. Keempatnya saling berinteraksi membentuk risiko yang masif.
Gejala dan Faktor Risikonya
Faktor risiko yang terkait dengan sindrom ini sangat akrab di telinga kita. Tekanan darah tinggi adalah salah satunya. Kadar kolesterol abnormal juga masuk dalam daftar.
Kemudian ada kadar glukosa darah (gula) yang tinggi. Terakhir tentu saja berat badan berlebih dan fungsi ginjal yang menurun. Orang sering menganggapnya masalah terpisah, padahal mereka adalah satu kesatuan.
Jika Anda punya lebih dari satu faktor risiko ini, maka Anda sudah masuk kategori CKM syndrome. Kesadaran akan hal ini adalah langkah pertama dan terpenting. Hampir tiga perempat responden survei AHA mengatakan mereka ingin tahu lebih banyak setelah definisinya dijelaskan.
Tingkat Keparahan CKM
AHA bahkan sudah menyusun tingkatan keparahan CKM syndrome. Tingkat 0 adalah yang paling aman, tanpa faktor risiko. Tingkat 1 adalah memiliki risiko metabolik seperti lemak perut.
Tingkat 2-4 menunjukkan peningkatan risiko. Tingkat ini mempertimbangkan adanya pre-diabetes, diabetes Tipe 2, atau penyakit ginjal kronis. Semakin tinggi tingkatnya, semakin besar pula ancaman kematian dini dan penyakit kardiovaskular.
CKM Syndrome Dapat Diputar Balik
Berita baiknya, CKM syndrome bukanlah vonis mati. Kondisi ini, bagi banyak orang, bisa diputar balik. Kuncinya ada pada perubahan gaya hidup mendasar.
Perubahan Pola Hidup Sederhana
Mulailah dengan pola makan yang lebih sehat. Tinggalkan makanan cepat saji, beralih ke sayuran dan buah-buahan. Perhatikan asupan gula dan garam Anda setiap hari.
Kedua, tingkatkan aktivitas fisik Anda. Olahraga teratur adalah obat yang paling ampuh dan paling murah. Jalan kaki cepat, bersepeda, atau berenang sudah sangat membantu.
Perawatan medis yang tepat juga sangat penting. Konsultasikan dengan dokter untuk mengelola tekanan darah dan kolesterol Anda. Jangan sepelekan obat-obatan yang diresepkan.
CKM syndrome mengajarkan kita satu hal. Tubuh manusia adalah sebuah sistem yang terintegrasi, bukan kotak-kotak terpisah. Apa yang terjadi pada satu organ pasti mempengaruhi organ lain.
Fokus pada jantung, ginjal, dan metabolisme secara bersamaan adalah masa depan kesehatan publik. Kita tidak bisa lagi hanya fokus pada diabetes atau penyakit jantung saja. Mari kita mulai bergerak sekarang.
Source: sciencedaily.com
#SindromCKM #Kardiovaskular #Metabolisme

