Dukung Timnas U-23 Jadi Timnas Senior
Walaupun pada kenyataannya pertandingan final sudah berlalu beberapa jam belakangan dan semua pun sudah mengetahui siapa yang keluar sebagai juara (peraih medali emas di ajang sea games 2011). Yah, sang Harimau Malaya Muda ternyata masih unggul atas Garuda Muda. Kita Kalah. Namun saya bisa menyebutnya sebagai kekalahan terhormat karena kekalahan ini terjadi dalam babak adu pinalti. Ini masalah untung-untungan walaupun trik dan taktik masih bisa diterapkan. Semua suporter pun terhenyak, kesedihan melanda seluruh pencinta sepakbola Indonesia. Para pendukung Garuda Muda terlihat tenggelam dalam kesedihan akibat kekalahan ini. Bahkan ada yang berkata bahwa kekalahan di laga final ini terasa sangat menyesakkan. Terlalu sakit!!
Kita boleh kalah dari Malaysia, namun jangan karena kekalahan ini kita berbalik mencemooh Timnas U-23 yang sebelumnya kita dukung mati-matian. Lihatlah bagaimana mereka dengan gigih berjuang menuju final. Lihatlah semangat pantang menyerah yang sudah mereka pertontonkan walaupun dari segi stamina Timnas U-23 ini masih butuh perbaikan. walau demikian, lantaran permainan mereka, masyarakat kita sepertinya dibius, dihipnotis lalu bersama-sama dan serempak memberikan dukungan. Nasionalisme pun hadir. Nasionalisme sepertinya tumbuh dan menjalar ke berbagai pelosok tanah air begitu ada pertandingan sepak bola.
Dukung Timnas U-23 Jadi Timnas Senior
Ide untuk mendukung Timnas U-23 Jadi Timnas Senior ini sebenarnya merupakan hasil obrolan saya dengan seorang sahabat blogger di jejaring sosial Facebook. Setelah pertandingan partai final tadi, dengan melihat statistik dari penampilan Timnas U-23 ide itu tiba-tiba saya hadir. Mungkin saja bagi sebagian orang ini adalah ide gila. Namun jika mereka bisa melihat perjalanan panjang Timnas U-23 dari awal Pesta Olah Raga ini, mungkin saja langsung setuju dengan ide gila di atas. Perhitungan lain yang menjadi dasar muncul ide adalah dengan melihat performa yang ditunjukan oleh Timas U-23, berbanding terbalik dengan Tim Senior yang tidak memetik 1 poin pun dalam ajang penyisihan piala dunia zona Asia (berlebihan atau bukan ya?). Bagaimana, setuju? okey, sebelumnya untuk membantu anda dalam menentukan pilihan/jawaban, berikut ini saya informasikan secara singkat perjalanan Timnas U-23 di ajang Sea Games kali ini. Siapa tahu anda akhirnya setuju dengan ide Dukung Timnas U-23 Jadi Timnas Senior ini.
Perjalanan Timnas U-23 di Ajang Sea Games XXVI 2011
- 7 November 2011, Pertandingan pertama Indonesia dengan hasil mencengangkan, menang 6-0 atas Kamboja.
- 11 November 2011, Timnas Garuda Muda kembali menecngkram mangsanya dari negeri singa, Singapura dengan skor 2-0.
- 13 November 2011, Timnas Garuda Muda tetap meraih poin penuh setelah menundukkan kesebelasan negeri gajah putih, Thailand, dengan skor 3-1.
- 17 November 2011, Laga terakhir di grup A, Indonesia vs Malaysia. Indonesia yang sudah merasa pasti melaju ke babak berikutnya turun dengan tim lapis kedua dan hasilnya adalah kalah tipis 1-0 dari Malaysia.
- 19 November 2011, Indonesia memastikan diri melaju ke partai final setelah berhasil menundukan Vietnam 2-0 lewat gol duo Papua, Patrich Wanggai dan Titus Bonai.
- 21 November 2011, Timnas U-23 kembali menjalani pertandingan melawan Malaysia di Partai Final. Hasilnya juga sungguh mencengangkan, kita kalah, kalah terhormat lewat adu pinalti
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori olah raga /
serius
dengan judul Dukung Timnas U-23 Jadi Timnas Senior. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://www.bangancis.web.id/2011/11/dukung-timnas-u-23-jadi-timnas-senior.html. Oh ya, mampir juga ke Gejolak ya... Terima kasih!
Ditulis oleh:
Bang Ancis - 21 Nov 2011




pemain2 muda itu harus diberi kesempatan dan ini merupakan project yg bagus untuk timnas.. :)
BalasHapus@7476060644176869096.0
BalasHapusBener Kang, sepertinya pelatih timnas senior harus segera melirik pemain-pemain muda ini.
setuju setuju aja...tapiiiiii...mental masih labil..masih mau cepet2 kirim umpan kedepan...grrrrr...ngk sadar diri..back malay tinggi2...kecepatan mana? stamina mana? RD dah bagus taktiknya..penerapan ke lapangan sama pemain ngk ada...yg ada terburu2 semua..ngk ada ketenangan kyk lawan kamboja dll...
BalasHapusGan, Ogut punya pendapat laen:
BalasHapusBagusnya jangan dulu. Team Senior dikelola oleh mahluk mahluk yang sudah ter distorsi oleh uang, kekuasaan dan politik. Masalah ini dulu yang diberesin, ntar baru nge joss. Kalau ngga nanti pemain nya pada frustasi dan layu sebelum mekar. Maklum banyak pesan pesan sponsor......
gw sih ngedukung, tapi masih banyak yang harus dibenahi :)
BalasHapusRekans,
BalasHapusTimnas kita butuh lapangan yang bagus buat berlatih. Lapangan latihan mereka di senayan jauh dari standard yang ada. Jika saja lapangan sintetis yang diusulkan mantan pelatih Timnas Riedle dulu bisa direalisasikan...coba jika semua pendukung melakukan gerakan seribu perak untuk itu....bisa terwujud tanpa mengharapkan pemerintah turun tangan
Setuju banget SOB, karena timnas U-23 memang sudah layak untuk mengantikan posisi sebagai timnas senior.
BalasHapustapi tidak semua pemain muda mampu bersain di tingkat senior
BalasHapus